PILIHAN REDAKSI

Sound System Meledak Kena Air Hujan, Massa Pendukung UAS di Kedubes Singapura Bubarkan Diri

BENTENGSUMBAR.COM - Massa aksi Pertahanan Ideologi Serikat Islam (Perisai) terpaksa membubarkan diri dari aksi unjuk rasa di de...

Advertorial

Megawati Sebut Jengkel Lihat Indonesia Nggak Mikir Saat Bapaknya jadi Proklamasi, Ruhut Sitompul: Tolong Kadrun Jangan Sewot!

          Megawati Sebut Jengkel Lihat Indonesia Nggak Mikir Saat Bapaknya jadi Proklamasi, Ruhut Sitompul: Tolong Kadrun Jangan Sewot!
Megawati Sebut Jengkel Lihat Indonesia Nggak Mikir Saat Bapaknya jadi Proklamasi, Ruhut Sitompul: Tolong Kadrun Jangan Sewot!
BENTENGSUMBAR.COM – Politikus PDI-Perjuangan, Ruhut Sitompul belum lama ini menyoroti pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyebutkan jengkel lihat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ruhut Sitompul melalui sebuah cuitan di akun media sosial twitter-nya.
Dalam cuitannya, Ruhut tampak setuju dengan pernyataan yang dilontarkan Megawati.

“Apa yang dikatakan ibu Megawati Soekarnoputri ketua umum PDI Perjuangan Presiden RI ke 5 benar 100 nilainya,” turutnya. Minggu, 8 Mei 2022.

“Tolong kadrun jangan sewot belajarlah menghormati jasa para pahlawan dan pahlawan Kemerdekaan Proklamator MERDEKA,” pungkas Ruhut.

Cuitan Politikus PDIP ini diikuti dengan link media dengan judul “Megawati: Saya suka jengkel lihat Indonesia orang apa enggak mikir saat bapak saya Proklamasi?”.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Megawati Soekarnoputri mengaku suka jengkel ketika melihat orang-orang di Indonesia. Dikutip dari PIkiranrakyat.

Apalagi, Kemerdekaan Indonesia 77 tahun lalu ini diproklamirkan oleh sang ayah sekaligus Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

“Saya suka jengkel ngeliat Indonesiaku ini, yang diproklamirkan oleh Bung Karno, Aduuuh,” kata Megawati.

Dia pun merasa heran apakah orang-orang tidak memikirkan ketika Soekarno memproklamirkan naskah proklamasi Indonesia.

Padahal, pada saat itu pria yang akrab disapa Bung Karno tersebut merasa ketakutan saat akan membacakan proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Akan tetapi, demi kepentingan kemerdekaan Indonesia, Bung Karno memberanikan diri membacakan naskah Proklamasi tersebut.

“Orang kali nggak mikir ya bahwa waktu bapak saya ngomong saya nanya kok ‘bapak apa nggak takut ya?’ ‘ya takut lah, tapi demi kepentingan yang membuat republik ini ada harus ada orang yang berani’, aduh gagah banget,” tuturnya.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »