PILIHAN REDAKSI

Dengar Teriakan Perempuan dari Dalam Rumah, Warga Pisang Pauh Amankan Sepasang Mahasiswa, Ngakunya Nikah Siri

BENTENGSUMBAR.COM - Mendengar teriakan minta tolong, warga  RT 04/RW 04 Kelurahan Pisang Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera ...

Advertorial

MUI Soal Fanomena Warga Langkat Banyak yang Murtad: Datanya Memprihatinkan

          MUI Soal Fanomena Warga Langkat Banyak yang Murtad: Datanya Memprihatinkan
MUI Soal Fanomena Warga Langkat Banyak yang Murtad: Datanya Memprihatinkan
BENTENGSUMBAR.COM – Beredar kabar bahwa warga Langkat, Medan, Sumatera Utara banyak yang keluar dari agama Islam alias murtad. Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan tanggapannya mengenai berita tersebut.

Dilansir dari detikcom, Minggu 15 Mei 2022, bahwa data yang menunjukkan bahwa jumlah warga Langkat banyak yang menjadi murtad sudah sangat memprihatinkan.

“Belum kita himpun (jumlah warga yang murtad), tapi datanya sangat memprihatinkan,” ujar M. Hatta selaku Ketua Bidang Dakwah MUI Sumatera Utara, kepada detikSumut, Sabtu 14 Mei 2022.

MUI Medan dan MUI Langkat sudah mengadakan pertemuan alias rapat untuk membahas banyaknya warga Langkat yang murtad pada Senin 9 Mei 2022 lalu.

“Rapat Senin (9/5) kemarin,” kata Hatta.

Diketahui sebelumnya, bahwa MUI Sumatera Utara memperoleh kabar mengenai fenomena banyaknya warga Langkat yang keluar dari Islam.

Informasi ini diperoleh berdasarkan laporan yang diterima MUI Sumatera Utara yang berasal dari masyarakat setempat.

“Pertama (dari) laporan masyarakat,” ucap Hatta.

Selain itu menurut laporan masyarakat tersebut, bahwa diduga terdapat pihak yang menghasut warga Langkat untuk murtad melalui jalur pernikahan.

Fenomena murtad melalui jalur pernikahan sudah sering terjadi di daerah Langkat ini.

“Kedua modus seperti itu banyak terjadi. Secara masif terjadi. Kadang kawin secara Islam, setelah itu dipaksa masuk (agama lain),” imbuh Hatta.

Oleh karena itu MUI Sumatera Utara dan MUI Langkat akan bekerja sama dalam mengatasi fenomena murtad warga Langkat.

Selain mengadakan rapat pertemuan, MUI Sumatera Utara dan MUI Langkat akan terus mengawasi perkembangan fenomena murtad tersebut.

“Iya (melakukan pertemuan dengan MUI Langkat), kita melakukan koordinasi untuk menanggulangi persoalan tersebut,” lanjut Hatta.

“Kita bersama-sama MUI Langkat menelusuri perkembangan daripada adanya beberapa kasus pemurtadan yang terjadi di sana,” pungkas Hatta. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »