PILIHAN REDAKSI

Wow! Ajak Bersatu Membangun Negeri, Anies: Tujuan Kita Sama Yaitu Meraih Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

BENTENGSUMBAR.COM - Dalam keberagaman umat serta membangun dan merawat kebhinekaan Indonesia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswed...

Advertorial

Stasiun hingga Tol Padat Pemudik, Denny Siregar: Mana yang Kemarin Teriak Rakyat Susah?

          Stasiun hingga Tol Padat Pemudik, Denny Siregar: Mana yang Kemarin Teriak Rakyat Susah?
Stasiun hingga Tol Padat Pemudik, Denny Siregar: Mana yang Kemarin Teriak Rakyat Susah?
BENTENGSUMBAR.COM - Pegiat sosial Denny Siregar menyoroti lautan pemudik yang memadati stasiun kereta api hingga jalan tol menjelang Lebaran 2022.

Seperti diberitakan, volume sejumlah jalan tol hingga stasiun kereta api meningkat drastis sejak H-10 Lebaran 2022.

Namun, Denny Siregar justru menilai penampakan tersebut sebagai suatu fenomena paradoks.

Pasalnya, selama ini rakyat kerap berteriak soal berbagai kesulitan yang dialami hingga dijadikan tuntutan pada aksi demo mahasiswa beberapa waktu lalu.

Nyatanya, kondisi di masyarakat tidak menunjukkan demikian. Denny menilai volume pemudik yang meningkat menandakan kalau masyarakat tidak mengalami kesulitan secara finansial sehingga perekonomian pun berputar kencang.

"Tadi di Gambir, calon penumpang kereta bejubel. Gile. Penuh banget tuh stasiun. Dapet kabar jalan tol juga macet panjang, orang2 pada pulang. Mereka punya uang. Ekonomi berputar kencang," cuitnya dikutip dari Twitter @Dennysiregar7, Minggu, 1 Mei 2022.

Denny Siregar juga turut menyindir aksi demo mahasiswa belum lama ini yang dengan getol menyuarakan tuntutan kepada pemerintah soal ketimpangan ekonomi.

Bahkan, mereka tak segan menuntut agar Jokowi mundur dari kursi kepemimpinannya karena dianggap tak mampu mengatasi kesulitan rakyat.

"Lha, trus yang kemaren teriak2 'rakyat susah' pada ke mana ya?" sindir Denny.

Seperti diketahui, salah satu tuntutan dalam aksi demo 21 April 2022 lalu adalah menurunkan harga bahan pokok dan mengatasi ketimpangan ekonomi yang dinilai telah mencekik rakyat.

Tuntutan tersebut merupakan respons tegas atas kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kebutuhan pokok jelang ramadhan yang dinilai tidak sebanding dengan kemampuan ekonomi masyarakat di masa Pandemi Covid-19.

Sumber: HopsID
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »