Advertorial

Daerah

Anggota TNI Dikeroyok Oknum FBR, Jenderal TNI AL Turun Tangan

          Anggota TNI Dikeroyok Oknum FBR, Jenderal TNI AL Turun Tangan
Anggota TNI Dikeroyok Oknum FBR, Jenderal TNI AL Turun Tangan
BENTENGSUMBAR.COM - Seorang anggota TNI AL diduga menjadi korban pemukulan dari salah satu ormas Forum Betawi Rempug (FBR) di Bekasi, Jawa Barat. Insiden itu terjadi di depan sebuah minimarket dan menjadi viral di media sosial.

Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat Kamis sore terjadi keributan antara kumpulan pemuda. Salah seorang warga bernama Nata (59) berusaha melerai keributan tersebut.

Kendati demikian, merasa tidak terima dengan tindakan Nata, salah satu kelompok pemuda tersebut mengeroyok Nata. 

Kemudian datang lagi dari arah belakang diduga dari kelompok yang sama menggunakan sepeda motor, menabrak dan ikut melakukan pengeroyokan.

Jenderal bintang satu ini melanjutkan, anggota TNI AL tersebut bernama Kls Mus Bayu Dwi Saputra, dan sedang berbelanja di minimarket. 

Korban merasa iba atas pengeroyokan itu dan berusaha melerai. 

Menurut Julius, Kls Bagu masih menggunakan seragam dinas TNI saat kejadian itu berlangsung.

"Namun Kls Bayu malah diserang oleh kelompok tersebut. Sehingga terjadi aksi saling dorong antara kelompok pemuda tak dikenal dengan Kls Bayu," tutur Julius dalam keterangannya, Jumat (24/6/2022).

Tak cukup saling dorong, prajurit yang berdinas di Denma Mabesal itu mendapat pukulan di bagian kepala.

Menurut Julius, sebanyak 2 pukulan mendarat di kepala Bayu.

"Salah seorang dari kelompok pemuda tersebut memukul Kls Bayu dibagian kepala sebanyak dua kali dan Kls Bayu reflek membalas pukulan tersebut," ungkapnya.

Lebih jauh dituturkan, saat kejadian perselisihan itu datang pula seorang anggota Puspom TNI bernama Serma Adar Winarno. 

Di mana, saat melihat keributan antara anggota TNI dan Kelompok pemuda, dirinya langsung berupaya melerai namun kelompok pemuda itu tetap mengeroyok Kls Bayu.

"Tak lama kemudian datang melintas Serma Angga Anggota Disbekal Mabesal, berhenti dan mencoba ikut melerai dengan suara lantang. Beberapa menit kemudian kelompok pemuda itu akhirnya membubarkan diri dan kabur," tutupnya.

Sumber: Okezone
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »