PILIHAN REDAKSI

Dipanggil Gus Yaqut karena Geruduk Holywings, Ketua GP Ansor DKI: Saya Tanggung Jawab!

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Wilayah GP Ansor DKI Jakarta, Muhammad Ainul Yakin Simatupang akan menjelaskan maksud konvoi ke Holyw...

Advertorial

Balasan Feni Rose Usai Dicap Kadrun karena Sebut Formula E Kampanye Go Green: Di dunia Ini Gak Cuma Ada Cebong Sama Kadrun...

          Balasan Feni Rose Usai Dicap Kadrun karena Sebut Formula E Kampanye Go Green: Di dunia Ini Gak Cuma Ada Cebong Sama Kadrun...
Balasan Feni Rose Usai Dicap Kadrun karena Sebut Formula E Kampanye Go Green: Di dunia Ini Gak Cuma Ada Cebong Sama Kadrun...
BENTENGSUMBAR.COM - Presenter acara Rumpi, Feni Rose ikut berkomentar soal lomba balap Formula E. Ia mencuitkan pandangannya di akun Twitternya pada Ahagayud, 5 Juni 2022.

"Dahlah… formula E itu bagian dari kampanye Green Energy.. bukan kampanye capres. Karena kalau kampanye capres kok repot-repot amat bikin lomba balapan mobil? Mending bikin lomba foto candid ala ala.. sama lomba ngebuzz," cuitnya.

Tak butuh lama, cuitannya itu langsung dibanjiri pro dan kontra. Ada yang mendukungnya. 

"Ini yang paling bener... emang sudah masanya peralihan dari bahan bakar fosil ke renewable energy. Jempol buat mbak Feni," balas @dhi***. 

"Demeen nih yang kayak ginian..aku padamuu daah," cuit @Aja***.

Tapi banyak juga yang langsung memberikan stempel kadrun atau kadal gurun kepadanya. 

Kebanyakan ikut-ikutan memberikan stempel kadrun seperti yang kerap dilontarkan para penggiat media sosial kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

"Saya kok baru ngerti mbak Fenny kadrunwati," cuit @gust***.

"Jangan jadi kadrunwati... Ati-ati ntar diputus loh," cuit @cha***.

Cuitan ledekan pengguna Twitter yang berseberangan dengan pendapat Feni Rose deras mengalir menggunakan kalimat yang menghina. 

"Gak usah komentar politik, ngerumpi ajalah," tulis @naufa***. 

"Dah cair ya," cuit @Ceri***. 

"Baru ngadrun, mpok? Green energy kok tebang 190 pohon mahoni sebagai cagar budaya dan paru-paru kota Jakarta ? Loe dibayar bulanan atau per postingan?" cuit @Scio***.

Feni Rose pun membalas tuduhan bahwa ia kadrun itu. Perempuan berusia 48 tahun membalas dengan tenang. 

"Saya bukan kadrunwati. Saya waraswati," jawabnya kalem.

Feni Rose selanjutnya mencuitkan lagi pandangannya. 

Ia merasa terganggu dengan stempel cebong dan kadrun untuk menunjukkan perbedaan tajam di antara dua kubu politik di Indonesia.

"Di dunia ini gak cuma ada cebong sama kadrun ya gaes… ada juga yg masih waras, ogah diadu domba sama kumpeni…. Jika kita sedang tak sejalan hari ini, ya gak papa, mungkin besok siapa tahu kita searah, jadi bisa patungan naik grabnya," balas Feni Rose melalui cuitan berikutnya.

Sumber: Tempo
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »