PILIHAN REDAKSI

KPU Sumbar Lakukan Sosialisasi Persiapan Pemilu 2024, Adiak: Jangan Ragu, KPU Pasti Jujur

BENTENGSUMBAR.COM - Kordinator Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Izwaryani atau kerap d...

Advertorial

Formula E Tidak Panggil Rara Pawang Hujan, Tapi Undang Babe Haikal Pimpin Doa Bersama

          Formula E Tidak Panggil Rara Pawang Hujan, Tapi Undang Babe Haikal Pimpin Doa Bersama
Formula E Tidak Panggil Rara Pawang Hujan, Tapi Undang Babe Haikal Pimpin Doa Bersama
BENTENGSUMBAR.COM - Penceramah Haikal Hassan diundang memimpin doa untuk kesuksesan ajang Formula E Jakarta.

Haikal diundang Badan Usaha Milik Daerah Provinsi DKI Jakarta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) ke sirkuit internasional Formula E untuk memimpin doa bersama.

Doa bersama tersebut, dilakukan bersama sejumlah anak yatim untuk kesuksesan acara ajang bergengsi pada 4 Juni di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

"Biar mas Anies Baswedan menunjukkan dengan hasil kerja dan kita menunjukkan dengan doa," kata Haikal, Selasa, 31 Mei 2022.

"Semuanya bekerja sama dan kompak. Ustad minta tolong, ikhlas, kirimkan pahala Surat Al-Fatihah untuk kesuksesan acara ini," sambung Haikal saat memimpin doa.

Penceramah kondang dengan sebutan 'Babeh Haikal' ini pun menengadahkan tangan dan muka seraya membacakan surat pembuka Al-Qur'an tersebut untuk diikuti sejumlah anak yatim yang dihadirkan khusus acara doa bersama tersebut.

Meski saat ini cuaca di Indonesia hampir selalu panas, ada kalanya hujan tiba-tiba turun.

Sementara itu, pagelaran Formula E di Jakarta atau Jakarta E-Prix semakin dekat.

Menjelang pagelaran ini, ada kekhawatiran sejumlah pihak bahwa ketidakpastian cuaca akan mempengaruhi keberlangsungan acara.

Namun, tim Formula E Operation (FEO) mengatakan tak perlu khawatir akan hal itu sebab pihaknya sudah mengantisipasi kondisi tersebut.

“Kami menyiapkan berbagai rencana dan mitigasi untuk menghadapi berbagai cuaca," kata Consultant Safety, Health and Environment (HSE) FEO Richard Bate dalam keterangan terpisah.

Richard mengatakan pihaknya sudah melalui banyak sekali balapan di berbagai negara dunia, dengan bermacam macam musim sehingga, untuk menghadapi situasi seperti cuaca, mereka siap mengakomodir sesuai dengan keadaan di Indonesia.

Dari sisi keamanan penonton secara umum, misalnya, Richard menjelaskan pihaknya akan mengarahkan dan menuntun semua orang untuk turun dari tribun jika cuaca sangat buruk, seperti ketika angin sangat kencang.

“Proses ini sama seperti di acara lain, misalnya di Mandalika. Ini tak ada bedanya. Jadi, kami sudah sangat siap sekali,” kata Richard.

Event Director FEO Gemma Serra mengatakan “Dari sisi pertandingan, kalau sekadar hujan biasa seperti yang terjadi belakangan ini, tak akan menimbulkan masalah bagi balapan.

Hal itu, lanjut Gemma, karena trek Formula E di Jakarta itu didesain dengan banyak drainase yang berfungsi baik.

Lebih lanjut, Gemma mengatakan jika tiba-tiba cuaca menjadi ekstrem seperti hujan dan angin topan disertai badai dan petir dalam jangka waktu lama, lalu marshal balapan hingga pembalap melihat genangan air begitu banyak di trek, maka balapan akan dihentikan sementara.

Meski begitu, ia yakin hal ini kemungkinan besar tidak terjadi mengingat hujan akhir-akhir ini cenderung tidak mengancam balapan dan drainase pun sudah dirancang begitu baik.

Untuk diketahui, Jakarta E-Prix akan digelar pada Sabtu, 4 Juni 2022 di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Diberitakan FIN.CO.ID sebelumnya, ajang Formula E yang bakal dilaksanakan di Ancol, Jakarta Utara tidak menggunakan pawang hujan dalam penyelenggaraannya nanti.

Vice President Infrastructure and General Affairs OC Jakarta ePrix 2022, Irawan Sucahyono, mengatakan tidak perlu menggunakan pawang hujan karena sirkulasi air di Taman Impian Jaya Ancol sudah memperhitungkan ketinggian lokasi dari permukaan laut.

"Tidak perlu, (sirkulasi air) di Ancol cukup bagus sekali. Dan ketinggian dari laut juga sudah diperhitungkan," kata Irawan, Kamis, 19 Mei 2022.

Menurut Irawan, manajemen Taman Impian Jaya Ancol sudah memperhitungkan setiap kemunculan genangan, baik genangan yang timbul karena hujan deras maupun yang timbul karena limpasan permukaan air laut (rob).

Sementara di trek sendiri, kata Irawan, drainase yang dibuat sederhana saja. Hanya perlu menyambung dengan drainase yang sudah ada sebelumnya (existing).

"Kami tinggal menyambung saja, kami ikuti," kata Irawan.

Sumber: FIN.CO.ID
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »