PILIHAN REDAKSI

Qodari Sebut Presiden Jokowi Beri Sinyal Ingin 3 Periode

BENTENGSUMBAR.COM - Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menilai Presiden Jokowi memberi sinyal ingin 3 periode. &...

Advertorial

MAKI Dukung Pembubaran, KPK Harap Bukan Karena Kasus Budhi Sarwono

          MAKI Dukung Pembubaran, KPK Harap Bukan Karena Kasus Budhi Sarwono
MAKI Dukung Pembubaran, KPK Harap Bukan Karena Kasus Budhi Sarwono
BENTENGSUMBAR.COM - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibubarkan. 

KPK berharap dukungan itu bukan karena pengusutan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Bupati nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono.

"Kami sangat yakin bukan karena KPK saat ini sedang menangani perkara Bupati Banjarnegara sehingga Boyamin Saiman menarasikan opini dengan argumentasi yang begitu dangkal tersebut," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Minggu, 12 Juni 2022.

Ali mengaku bingung dengan dukungan pembubaran KPK yang dilakukan MAKI. Pasalnya, dukungan kali ini dinilai aneh.

"Biasanya Boyamin Saiman cerdas dengan argumentasinya. Kali ini kami nilai beda," kata Ali.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman diperiksa KPK terkait dugaan pencucian Budhi Sarwono beberapa waktu lalu. Boyamin diperiksa karena menjabat sebagai direktur PT Bumi Redjo.

Ali menegaskan kasus dugaan pencucian uang Budhi Sarwono bakal terus diusut. KPK kini masih masih berupaya menyelesaikan berkas perkaranya.

"Penyidikan TPPU dengan tersangka BS (Budhi Sarwono) juga tidak berhenti. Kami juga terus kembangkan perkara dimaksud. Perkembangannya akan kami sampaikan," kata Ali.

Permintaan pembubaran KPK ini dicetuskan pertama kali oleh mantan pegawai Rasamala Aritonang.

Permintaan pembubaran KPK itu merupakan responsnya usai melihat hasil survei Indikator Politik Indonesia.

Lembaga survei Indikator politik Indonesia memaparkan hasil jajak pendapatnya terkait kepercayaan publik terhadap lembaga negara di Indonesia.

Kepercayaan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersaing dengan Kejaksaan Agung (Kejagung).

KPK berada di posisi ketujuh dalam periode survei 14 April 2022 sampai dengan 20 April 2022. Sementara itu, Kejaksaan Agung berada di posisi kedelapan dalam periode penghitungan yang sama.

Sementara itu, tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung melampaui KPK pada hasil survei periode 18 Mei 2022 sampai dengan 24 Mei 2022. Kejaksaan Agung berada di posisi keempat. Sedangkan, KPK berada di posisi keenam.

Sumber: Medcom
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »