Advertorial

Daerah

Iwan Sumule: Jika Dukungan Masyarakat Masif, Semestinya Jokowi Tidak Perlu Ragu Deklarasi 3 Periode

          Iwan Sumule: Jika Dukungan Masyarakat Masif, Semestinya Jokowi Tidak Perlu Ragu Deklarasi 3 Periode
Iwan Sumule: Jika Dukungan Masyarakat Masif, Semestinya Jokowi Tidak Perlu Ragu Deklarasi 3 Periode
BENTENGSUMBAR.COM - Tanda-tanda dukungan Presiden Joko Widodo menjabat 3 periode kembali muncul di masyarakat. 

Yakni ketika ada pesan berantai yang menyebutkan adanya agenda kepala daerah seluruh Indonesia menggelar deklarasi mendukung Jokowi menjabat hingga tiga periode.

Menanggapi kabar ini, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule justru memberi dukungan kepada Presiden Joko Widodo untuk berani mengambil sikap tegas.

Dengan kata lain, jika memang dukungan dari masyarakat sudah menggelinding dan membesar, maka Jokowi tidak perlu ragu untuk menegaskan bahwa dirinya memang bersedia maju 3 periode.

Apalagi, sudah ada sejumlah partai dan menteri yang terang mendukung Jokowi untuk melanjutkan masa amanah sebagai presiden.

“Jika ada dukungan dari berbagai kelompok masyarakat, tentu akan mantapkan tekad Presiden Jokowi menjadi presiden 3 periode. Presiden Jokowi semestinya tak perlu ragu lagi dan segera deklarasikan "Jokowi 3 Periode”,” ujar Iwan Sumule kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/7).

Dengan melakukan deklarasi sesegera mungkin, katanya, maka Jokowi bisa menjaga dukungan yang datang kepadanya. 

Jika Jokowi terus mengulur ketegasan, maka bukan tidak mungkin mereka yang mendukung juga akan mulai ragu dengan dukungan yang diberikan.

“Jadi jangan sampai dukungan yang datang menguap begitu saja. Iya nggak sih?” tutupnya.

Adapun dalam pesan berantai yang beredar disebutkan bahwa acara dukungan digelar di Mata Elang Stadium Ancol, Jakarta Utara (Jakut) pada Sabtu (16/7). 

Acara dimulai dari musyawarah nasional (munas) dan kemudian diakhiri dengan deklarasi Jokowi 3 periode. 

Namun pesan itu ternyata tidak benar karena tidak ada acara yang dimaksud di lokasi.

Humas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) juga telah membantah isi pesan berantai itu.

Sumber: RMOL.ID
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »