Advertorial

Daerah

Luhut: Jangan Bohongi Rakyat, RI Salah Satu Negara Punya Utang Terkecil di Dunia

          Luhut: Jangan Bohongi Rakyat, RI Salah Satu Negara Punya Utang Terkecil di Dunia
Luhut: Jangan Bohongi Rakyat, RI Salah Satu Negara Punya Utang Terkecil di Dunia
BENTENGSUMBAR.COM - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan angkat bicara soal tambahan utang pemerintah.

Luhut menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan angka utang terkecil di dunia.

Ini disampaikan Luhut saat melakukan groundbreaking Tol Serang-Panimbang Seksi 3 di Pandeglang, Banten, Senin (8/8). 

Luhut meresmikan peletakan batu pertama didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

"Saya jelaskan lagi jangan bohongi rakyat Rp 7.000 triliun (total utang pemerintah). Kita salah satu negara punya utang terkecil di dunia 40 persen sekian dari PDB itu di-manage dengan baik," tegas Luhut pada Senin (8/8).

Ini disampaikan Luhut dalam konteks bahwa utang digunakan untuk kegiatan produktif seperti pembangunan proyek infrastruktur. 

Dia mencontohkan, pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang seksi 3 dengan alokasi pinjaman misalnya, akan terbayarkan saat fasilitas tersebut beroperasi.

"Pinjaman ini memang, tapi seperti ini kalau ini dibangun itu simpul-simpul ekonomi akan timbul dan akan membayar sendiri utangnya itu," sambung Luhut.

Menurutnya, dengan pembangunan jalan bebas hambatan, ditambah fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, bakal mengerek perekonomian Banten. 

Menurutnya ekonomi di Banten bakal tumbuh di atas 5 persen atau bahkan lebih dari pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jadi kalau tol ini selesai, saya kira mereka cepat tumbuh di atas 6 persen dalam beberapa tahun ke depan," pungkasnya.

Kementerian Keuangan mencatat, posisi utang pemerintah semester I atau hitungan per 30 Juni 2022, adalah sebesar Rp 7.123,6 triliun. 

Utang ini terdiri dari Surat Berharga Negara sebesar 88,46 persen atau Rp 6.301 triliun.

Kemudian sisanya, sebesar 11,5 persen atau Rp 821,7 triliun merupakan pinjaman yang terdiri dari pinjaman dalam negeri serta luar negeri.

Sumber: Kumparan
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »