Advertorial

Daerah

Mahfud MD Hubungkan Kasus Brigadir J Dengan Kasus Ryan Jombang, Motif Sensitif LGBT?

          Mahfud MD Hubungkan Kasus Brigadir J Dengan Kasus Ryan Jombang, Motif Sensitif LGBT?
Mahfud MD Hubungkan Kasus Brigadir J Dengan Kasus Ryan Jombang, Motif Sensitif LGBT?
BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Koordinasi Politik dan Hukum (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan cuitannya di akun Twitter pribadinya mengenai kasus kematian Brigadir J.

Dalam cuitannya Mahfud MD menuliskan tentang kasus kematian Brigadir J yang dihubungkan dengan kasus Ryan Jombang yang sempat membuat heboh masyarakat Indonesia.

Banyak warganet yang bertanya-tanya dengan Mahfud MD mengapa kasus kematian Brigadir J dihubungkan dengan kasus Ryan Jombang pembunuhan sadis dengan motif penyuka sesama jenis, apa hubungannya?.

Kasus kematian Brigadir J hingga saat ini masih terus di dalami oleh Bareskrim Polri.

Hingga saat ini Bareskrim sudah mengantongi sebanyak 31 anggota personel Polri dari berbagai pangkat yang turut terlibat dalam kematian Brigadir J.

Sebanyak 31 personel Polri akan diperiksa mengenai dugaan pelanggaran kode etik dengan menghilangkan barang bukti, merekayasa fakta terjadinya peristiwa, dan tidak profesional akan melakukan tugasnya.

Hingga saat ini Bareskrim Polri sudah menetapkan empat tersangka atas kematian Brigadir J antara lain Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, RR, dan KM.

Namun hingga penetapan tersangka saat ini, Bareskrim Polri masih enggan memberikan klarifikasi kepada publik mengenai motif yang melatarbelakangi kasus kematian Brigadir J.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih mendalami motif yang memicu pembunuhan Brigadir J tersebut.

“Terkait dengan motif saat ini sedang dilakukan pendalaman-pendalam terhadap saksi-sakisi dan juga terhadap Ibu Putri, jadi saat ini belum bisa kami simpulkan,” ujar Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi persnya.

Namun mencuat pernyataan kontroversi Menko Polhukam Mahfud MD mengenai motif pembunuhan Brigadir J yang dinilai sensitif dan hanya boleh diketahui oleh orang dewasa.

“Soal motif biar nanti di konstruksi hukumnya karena itu sensitif mungkin hanya boleh didengar oleh orang dewasa,” ujar Menko Pulhukam Mahfud MD.

Tak hanya itu, Mahfud MD juga menuliskan cuitan di akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd mengenai kasus pembunuhan Brigadir J yang dihubungkan dengan kasus Ryan Jombang.

Konstruksi hukum pembunuhan Brigadir J akan tuntas ditingkat polisi (inshaallah). TSK akan diumumkan hr ini. sdh lama sy pny impresi POLRI kita hebat dlm penyelidikan dan penyidikan . kasus mutilasi yg mayatnya sdh terserak di berbagai kota sj bisa dibongkar. Ingat kasus Ryan?,” tulis Mahfud MD dalam cuitan akun Twitternya.

Hal tersebut memicu banyak tanya warganet yang bertanya-tanya akan pernyataan tersebut.

Ada yg kepikiran gak kasus ini sengaja dibuat narasinya adalah sangat sensitif agar tidak bsa dibuka ke publik,” komentar salah satu warganet atas cuitan tersebut.

Namun hingga saat ini belum adanya keterangan resmi dari Bareskrim Polri mengenai motif pembunuhan Brigadir J.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »