Advertorial

Daerah

Sebut konten Orang Dewasa dalam Kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD Disentil Tante Montok Bernama Nyai: Gak Usah Ikut Menutup-nutupi, Pembunuhan Sadis itu Biasanya Bermotif Asmara Sesama LGBT

          Sebut konten Orang Dewasa dalam Kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD Disentil Tante Montok Bernama Nyai: Gak Usah Ikut Menutup-nutupi, Pembunuhan Sadis itu Biasanya Bermotif Asmara Sesama LGBT
Nyai dan Menko Polhukam Mahfud MD.(ist)
BENTENGSUMBAR.COM - Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang mengatakan motif penembakan terhadap Brigadir J hanya boleh didengar oleh orang dewasa disentil tante-tante yang akrab disapa Nyai.

"Soal bukti itu, biar dikonstruksi hukumnya. Karena itu sensitif hanya boleh didengar oleh orang dewasa," ujar Mahfud dalam jumpa pers yang disiarkan dari Youtube Kemenko Polhukam, Selasa (9/8/2022).

Dalam sebuah video yang diunggah akun @kr1t1kp3d45_pro, seorang tante-tante bertubuh montok berbaju biru membuat konten video yang menyindir pedas pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD. 

Nyai meminta Mahfud MD jangan ikut menutup-nutupi motif penembakan tersebut.

Janjinya untuk membuka kasus pembunuhan berencana dengan tersangka Ferdy Sambo harus dilakukan secara terang benderang.

"Percuma berbohong, rakyat Indonesia pintar-pintar dan bisa membaca motif yang sebenarnya," ujar Nyai seperti yang dilihat di akun tersebut padfa Rabu (17/8/2022).

Nyai mengatakan bahwa ia tau motif sebenarnya.

"Masalah pejabat punya istri simpanan itu biasa, punya selingkuhan biasa, masalah narkoba juga bisa, masalah uang, money laundry juga biasa. Tapi ada satu yang mereka tutup-tutupi mengapa itu sangat-sensi sekali dan mengapa (Mahfud MD) itu karena masalah orang dewasa? Karena di situ ada Ferdy Sambo," kata Nyai.

"Ten...teng...ten...teng...ten..teng tenteng...," ujar Nyai sambil menampilkan seorang lelaki tampan yang menyanyikan lagu dengan latar belakang mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

"Setiap ada kamu mengapa jantungku berdetak, beerdetak lebih kencang seperti genderang mau perang..."

Dalam peristiwa Brigadir J, menurut Nyai, sampai terjadi pembunuhan berencana.

"Karena sakit hati, karena cemburu. Bukan karena masalah pelecehan seksual, bukan juga karena perselingkuhan. Tapi masalah ten...teng..ten...teng...ten...teng....nanti akan Nyai buka pelan-pelan, dan pasti," ucap Nyai.

Nyai pun menampilkan hasil screenshot akun dr Eva Sri Diana Chaniago. Dari penelusuran Poskota.Co.Id, dr Eva adalah seorang dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru) yang aktif melayani pasien di RSUD Pasar Rebo.

Cuitannya menjelaskan kalau selama ini ia memperhatikan kasus pembunuhan sadis biasanya dilatar belakangi kasus urusan sakit hati.

"Apalagi urusan asmara, paling sadis asmara sejenis (LGBT)," cuitnya.  

"Dan ingat ya, sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Sepandai-pandainya pihak-pihak kepolisian dan menutup kasus ini, akan terbuka sendirinya," ujar Nyai. 

Apalagi, lanjut Nyai, karena mereka (Sambo Cs) sendiri bikin skenarionya berubah-ubah bisa dibaca oleh masyarakat. 

"Apalagi Nyai, Nyai tau motif yang sebenarnya, tapi ya sudah lah," tegasnya.

Kalau motif yang sebenarnya ini terungkap, sambungnya Nyai, maka pihak kepolisian akan malu.

"Ternyata jenderalnya aaaah...Ternyataaa....dan negara juga malu. Makanya soal istri simpanan itu di-up-up mulu. Itu sih untuk menutupi hal yang sebenarnya," duganya. 

"Tapi sudah lah nanti apa yang akan terjadi pada mereka (Ferdy Sambo Cs) yang berkonspirasi dan menyeting kasus ini. Ada satu kekuatan Allah yang akan membinasakan mereka yang bersikap dzolim," tutupnya.

Sumber: Poskota
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »