Advertorial

Daerah

Usai Minta Kapolri Listyo Sigit Dicopot, Demokrat Disebut Sakit Jiwa, AHY Diseret Soal Korupsi: Menuju Kehancuran!

          Usai Minta Kapolri Listyo Sigit Dicopot, Demokrat Disebut Sakit Jiwa, AHY Diseret Soal Korupsi: Menuju Kehancuran!
Ilustrasi. Usai Minta Kapolri Listyo Sigit Dicopot, Demokrat Disebut Sakit Jiwa, AHY Diseret Soal Korupsi: Menuju Kehancuran!
BENTENGSUMBAR.COM - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman mengusulkan agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinonaktifkan untuk sementara.

Demokrat meminta penonaktifan Kapolri Listyo Sigit terkait dengan penanganan kepolisian tentang kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Mestinya Kapolri diberhentikan sementara diambil alih oleh Menko Polhukam untuk menangani kasus ini supaya objektif dan transparan," ujar Benny yang dikutip dari Tribun News.

Warganet dengan akun Twitter @ex_Lolina menyinggung saat kader Demokrat melakukan tindakan korupsi, tapi Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) aman.

"Apa perna ada petisi ganti Ketum @PDemokrat saat kadernya rame2 lakukan kejahatan korupsi? Tidak ada tuh..." jelasnya yang dikutip dari Twitter, Selasa (23/8).

AHY tidak disuruh untuk turun dari jabatannya saat anggota partainya tersandung korupsi, namun sekarang Demokrat malah meminta agar Kapolri Listyo dinonaktifkan.

"Kenapa sekarang Demokrat minta Listyo Sigit di copot saat bawahannya berbuat salah? Partai Sakit Jiwa ini sepertinya menuju titik nadir kehancurannya," ungkapnya.

Sekedar informasi, dalam kasus korupsi Bupati nonaktif Penajam Paser Utara Abdul Gafur Ma'sud, KPK sudah menetapkan pejabat struktur partai Demokrat yang terlibat.

Selain itu, KPK telah mendalami dugaan uang Rp1 miliar yang digunakan untuk mahar politik yang dibawa Gafur ke Jakarta, berkaitan dengan Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur.

Sumber: Wartaekonomi
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »