Advertorial

Daerah

Jahe Cinta, Inovasi Puskesmas Marunggi Kota Pariaman

          Jahe Cinta, Inovasi Puskesmas Marunggi Kota Pariaman
Jahe Cinta, Inovasi Puskesmas Marunggi Kota Pariaman
BENTENGSUMBAR.COM - Berbicara tentang sebuah inovasi, Puskesmas Marunggi Kota Pariaman di bawah kepemimpinan Maili Susiyeti tidak kalah dengan OPD lainnya di Pemerintah Kota Pariaman. Inovasi yang saat ini diciptakan oleh Tim farmasi dan Kestra Puskesmas Marunggi adalah jahe Cinta. 

Apa itu Jahe cinta? Berikut penjelasan Kepala Puskesmas Marunggi Kota Pariaman Maili Susiyeti usai pelaksanaan kampanye penyakit tidak menular (PTM) di Puskemas Marunggi Kota Pariaman, Sabtu (10/9).

“Jahe cinta merupakan produk minuman dan cemilan yang berbahan dasar jahe yang diolah sedemikian rupa oleh Tim Farmasi dan Kestra Puskesmas Marunggi Kota Pariaman. Kenapa kita memilih jahe, karena jahe adalah tumbuhan yang berasal dari Asia Tenggara dan menjadi salah satu tumbuhan menyehatkan di dunia. Kita beri nama jahe cinta karena Puskesmas Marunggi mempunyai motto melayani dengan CINTA (Cerdas, Inovatif, Nyaman, Tanggap, Amanah). Jadi itu merupakan ciri khas kita,  “ ungkapnya.

Ia menambahkan adapun produk yang dilahirkan dari jahe cinta antara lain minuman jahe, galamai jahe dan permen jahe. 

"Semua itu bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Manfaat lainnya dapat dirasakan antara lain menghangatkan tubuh, anti penuaan dan kanker, meredakan nyeri haid, memperkuat system imun, menangkal infeksi bakteri dan virus, meredakan sakit otot, meredakan morning sickness, mengatasi masalah pencernaan dan meredakan tenggorokan."

“Produk jahe cinta kita berikan secara gratis untuk pasien Puskesmas Marunggi Kota Pariaman. Semua bahan untuk membuat jahe cinta  didapatkan dari taman yang dibuat persis di belakang Puskesmas Marunggi. Jadi saat produk habis, tim akan langsung membuat baru yang bahan utamanya kita ambil langsung dari taman, “ tambahnya.

“Tidak hanya itu, kita juga menyarankan kepada masyarakat sekitar wilayah kerja Puskesmas Marunggi yang mempunyai lahan atau perkarangan rumah, untuk menanam jahe sehingga saat panen nanti bisa menjualnya ke pihak puskesmas untuk pengolahan produk jahe cinta kami, “ ujarnya.

Ia berharap produk ini disukai masyarakat sehingga secara tidak langsung akan menjaga kondisi tubuh untuk tetap sehat dan bugar dengan cara alami.(wi/at)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »