Advertorial

Daerah

Konferensi MWCNU Koto Tangah Pilih Buya Ridwan Tuanku Bagindo Rais Syuriah - Asril Malin Marajo Ketua Tanfidziyah

          Konferensi MWCNU Koto Tangah Pilih Buya Ridwan Tuanku Bagindo Rais Syuriah - Asril Malin Marajo Ketua Tanfidziyah
BENTENGSUMBAR.COM - Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Koto Tangah Kota Padang berhasil memilih Buya Ridwan Tuanku Bagindo sebagai Rais Syuriah MWCNU Kecamatan Koto Tangah Kota Padang masa khidmat 2022-2027 dan Asril Malin Marajo sebagai Ketua Tanfidziyah. 

Konferensi MWCNU Kecamatan Koto Tangah berlangsung Selasa (6/9/2022) malam di Pondok Pesantren Batang Kabung, Koto Tangah Kota Padang.

Ketua Caretaker Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Padang Tan Gusli saat membuka Konferensi MWCNU menyebutkan, konferensi ini dilaksanakan untuk  memperkuat konsolidasi organisasi MWCNU.

Bagaimana menjaga dan memperkuat amaliah melalui nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) An-nahdliyah, fikrah (pemikiran) dan harakah (gerakan) Nahdlatul Ulama.

“Dengan terpilihnya kepengurusan MWCNU Koto Tangah yang baru, maka diharapkan eksistensi NU di Kecamatan Koto Tangah akan lebih baik, terstruktur dan mampu berkhidmat untuk umat,” kata Tan Gusli, mantan Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kota Padang ini.

Dikatakan Tan Gusli, meski hujan deras melanda Kota Padang malam ini, peserta yang hadir dari 13 kelurahan yang ada di Kecamatan Koto Tangah, hampir 80 persen utusannya hadir. 

“Ini pertanda antusiasnya untuk menghidupkan MWCNU di Kecamatan Koto Tangah,” tutur Tan Gusli.

Rais Syuriah terpilih Buya Ridwan Tuanku Bagindo usai terpilih menyebutkan, terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan warga nahdliyin di Kecamatan Koto Tangah. Ke depannya kita ingin NU lebih baik di Kecamatan Koto Tangah. 

“Insya Allah, wirid-wirid dan pengajian Aswaja sudah berjalan. Ke depan tentu kita akan tingkatkan sehingga lebih memberi ruang kepada umat. Pengamalan nilai-nilai Aswaja memang perlu ditingkatkan di tengah kuatnya kemajuan teknologi. Sehingga masyarakat yang kurang memiliki benteng nilai-nilai Aswaja mudah terpengaruh dengan pemahaman keagamaan lainnya,” tutur Ridwan Tuanku Bagindo. 

Ketua Tanfidziyah terpilih Asril Malin Marajo menambahkan, sebagai pengurus Tanfidziyah MWCNU lebih fokus pembenahan struktur pengurus ranting dan anak ranting. Mudah-mudahan dengan kebersamaan pengurus dan bimbingan dari PCNU Kota Padang bisa terlaksana.

Konferensi MWCNU Koto Tangah dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Batang Kabung Buya Mahyuddin, tim Caretaker PCNU Kota Padang Irwandi dan Ahmad Syafruddin. (AT)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »