Advertorial

Daerah

Diduga Konsumsi Narkoba, Tiga Orang Remaja Diamankan Satpol PP Kota Padang di Bandar Bekali Belakang Kampus UPI

          Diduga Konsumsi Narkoba, Tiga Orang Remaja Diamankan Satpol PP Kota Padang di Bandar Bekali Belakang Kampus UPI
Diduga Konsumsi Narkoba, Tiga Orang Remaja Diamankan Satpol PP Kota Padang di Bandar Bekali Belakang Kampus UPI
BENTENGSUMBAR.COM - Tiga orang remaja yang diduga mengkonsumsi Narkoba diamankan Satuan Polisi Pamong Praja  Kota Padang, di kawasan Bandar Bakali, Belakang Kampus Universitas Indonesia (UPI), Kecamatan Lubuk Begalung, Senin  (24/10/22) Malam. 

Deni Harzandy, Kabid Tibum Tranmas mengatakan, saat petugas melakukan Pengawasan terkait laporan masyarakat terhadap banyaknya aksi tawuran dikawasan Banda Bakali yang akan menimbulkan terjadinya gangguan trantibum dan didapatilah sekelompok remaja yang di curigai akan melaksanakan aksi tawuran, saat di periksa petugas, didapatilah sebilah sajam. 

"Selain itu, remaja ini diduga sedang mengkonsumsi Narkoba berupa ganja, karena kita dapati juga satu linting ganja yang sedang terbakar, karena ini ranah nya sudah pidana, maka mereka terpaksa kita serahkan ke pihak Kepolisian," terang Deni Harzandy, Kabid Tibumtranmas Satpol PP Kota Padang.

Setelah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, petugas menyerahkan langsung barang bukti berupa satu linting ganja, tiga unit telepon genggam dan sebilah pisau belati milik remaja tersebut kepada Tim Rajawali, Polresta Padang di Mako Satpol PP Kota Padang.

Kabid Tibum Satpol PP Padang mengatakan, akan terus berupaya melakukan pengawasan di lokasi-lokasi yang disinyalir sering terjadinya pelanggaran, agar terciptanya rasa aman, nyaman bagi warga dan terciptanya Ketertiban Umum serta Ketentraman Masyarakat, sesuai harapan masyarakat Kota Padang.

"Kita akan selalu melakukan pengawasan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat, jika disaat pengawasan kita temukan pelanggaran yang mengarah kepada tindakan pidana, kita selalu berkoordinasi dengan pihak berwenang, untuk diproses lebih lanjut," ungkap Deni Harzandy. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »