Advertorial

Daerah

Kesaksian Warga soal Momen Mencekam Tragedi Halloween Itaewon yanh Telan Korban 151 Orang

          Kesaksian Warga soal Momen Mencekam Tragedi Halloween Itaewon yanh Telan Korban 151 Orang
Kesaksian Warga soal Momen Mencekam Tragedi Halloween Itaewon yanh Telan Korban 151 Orang
BENTENGSUMBAR.COM - Sejumlah penyintas dan saksi mata mengungkapkan momen horor yang terjadi saat kerumunan berdesak-desakan di malam tragedi Halloween Itaewon, Seoul, Korea Selatan, pada Sabtu (29/10) malam.

Salah satu warga yang hadir di lokasi, Jeon Ga-eul (30) mengatakan saat itu dirinya sedang minum-minum di sebuah bar di Itaewon. 

Saat itu, akunya, dia mendapat kabar dari temannya bahwa sesuatu yang mengerikan sedang terjadi di luar.

Mendengar kabar tersebut, Jeon pun bergegas untuk melihat situasi yang terjadi di luar. 

Seakan tak percaya, matanya menyaksikan sendiri betapa sejumlah orang sedang berupaya menyelamatkan nyawa dengan melakukan resusitasi jantung paru-paru (CPR) di jalanan.

"Ketika saya pergi keluar untuk melihat, di sana orang-orang melakukan CPR di jalanan," kata dia seperti dikutip dari AFP, Minggu (30/10).

Sementara itu salah satu bartender yang bekerja di Itaewon, Ji  Young menyebut kerumunan hebat hingga berujung desak-desakan itu baru kali pertama terjadi di sana. 

Sebelumnya, kata dia, lokasi itu memang ramai tapi tak pernah sepadat malam tragedi itu.

"Selalu ramai, tapi belum pernah terjadi hal seperti ini sebelumnya," katanya.

"Saya tidak pernah berpikir bahwa hal seperti ini bisa terjadi di Korea, terutama di Itaewon," imbuhnya.

Seorang perempuan yang menjadi saksi mata sekaligus korban selamat dari tragedi berdesak-desakan di gang Itaewon itu mengatakan dirinya menyaksikan detik-detik orang lain yang kesusahan napas.

"Seorang yang pendeknya seperti saya tak bisa bernapas," kata dia, "Mereka yang ada di tengah-tengah gang yang paling menderita."

Penyintas lainnya mengatakan korban-korban yang hendak menyelamatkan diri masuk ke dalam toko di sepanjang gang itu pun kesulitan.

"Sepertinya korban lebih parah karena orang-orang berusaha melarikan diri ke toko-toko terdekat tetapi diusir kembali ke jalan karena jam kerja sudah berakhir," kata seorang penyintas  kepada media Korsel, Yonhap.

Diketahui, korban tragedi Halloween di Itaewon mencapai 151 orang.

Kebanyakan korban meninggal dunia terdiri dari remaja dan yang baru beranjak dewasa. 

Sementara itu korban luka-luka yang masih dalam perawatan intensif berjumlah 82 orang.

Pihak berwenang hingga kini masih melakukan investigasi terkait penyebab tragedi pesta Halloween di Itaewon yang menyebabkan ratusan orang tewas.

Sumber: CNN Indonesia 
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »