Advertorial

Daerah

Kode Keras! KIB Siap Tampung Ganjar Kalau Didepak Ibu Mega, Peluang Anies Tertutup

          Kode Keras! KIB Siap Tampung Ganjar Kalau Didepak Ibu Mega, Peluang Anies Tertutup
Kode Keras! KIB Siap Tampung Ganjar Kalau Didepak Ibu Mega
BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara meyakinkan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan mengupayakan capres dan cawapres dari unsur partai politik. 

Menurutnya, sosok yang berbeda partai tidak masalah selagi punya potensi dan kemampuan.

"Pikiran kita di internal parpol sendiri kan banyak yang punya kapasitas, berkompetensi untuk membangun bangsa ini. Makanya itu ngapain harus nyari ke luar. Orang parpol ini banyak," kata Amir di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis malam (20/10/2022).

Secara tidak langsung, Amir memberi isyarat bahwa KIB membuka peluang bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang saat ini sudah menyatakan diri siap menjadi calon presiden di Pemilu 2024. 

Sementara, peluang eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tertutup, karena dirinya bukan kader dari salah satu partai. 

Sinyal itu disampaikan Amir saat ditanya kemungkinan KIB mengusung Ganjar dan Anies.

"Saya tidak menyebut nama, saya tidak menyebut nama, dan tidak juga harus orang internal KIB misalnya tapi kita ingin orang partai," katanya.

Ketika ditanyai hal tersebut lebih lanjut, Amir masih enggan menjawab dengan terbuka. 

Ia hanya membeberkan apa yang menjadi alasan pihaknya untuk mengusung kader partai.

"Kita ingin orang parpol yang kita usung karena orang parpol sudah paham lah sudah dibina dari bawah dan Undang-undang memaksakan untuk harus dari parpol," tukasnya.

Sementara itu, ia pun menepis anggapan umum yang menyebut bahwa KIB akan melebur dengan PDIP pasca menyatakan diri siap menjadi capres. 

Ia memastikan bahwa sampai saat ini belum ada pembahasan ke arah sana dengan PDIP.

"Kalau komunikasi secara personil sih tidak ada sekalipun kelembagaan saya kira belum tapi kalau komunikasi kita di parlemen kan cair-cair aja bukan cuma dengan PDIP," ungkapnya.

Sumber: Populis
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »