Advertorial

Daerah

Repro 100% Tetap Dukung Prabowo Meski Cawapresnya Jokowi

          Repro 100% Tetap Dukung Prabowo Meski Cawapresnya Jokowi
Repro 100% Tetap Dukung Prabowo Meski Cawapresnya Jokowi
BENTENGSUMBAR.COM - Relawan Prabowo (Repro) baru saja meresmikan kantor sekretariat nasional yang bertempat di Jl Ciputat Raya No. 17B, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). 

Repro menyatakan akan tetap mendukung Prabowo Subianto meski cawapres yang disandingkan adalah Joko Widodo (Jokowi).

"Tetap, siapapun pasangannya," kata Sekjen Repro, Abdul Rakhman saat dihubungi wartawan, Sabtu (8/10/2022).

Repro tak mempermasalahkan siapapun yang akan menjadi pasangan Prabowo. 

Dia menegaskan Repro tetap mendukung Prabowo sebagai Presiden 2024, meski misalnya Jokowi yang menjadi cawapresnya.

"Kita all out Prabowo 100%, siapapun pendampingnya," ujarnya.

"Pakai bahasa stik aja, stik itu lurus di mana-mana nggak ada yang belok," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, merespons wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendampingi dirinya sebagai calon wakil presiden (Cawapres) di Pilpres 2024. Prabowo tertawa saat ditanya hal itu.

"Ha ha ha," kata Prabowo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (26/9) lalu.

Prabowo menyebut hal itu sebagai sebuah kemungkinan. Menurutnya, kemungkinan itu ada saja. 

"Ya sebuah kemungkinan. Ada saja," ujar Prabowo singkat seraya berjalan.

Awal Mula Isu Jokowi Bisa Jadi Cawapres


Munculnya wacana Jokowi bisa kembali maju di Pilpres 2024 menjadi cawapres berawal dari pernyataan Juru bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono yang menyebut presiden 2 periode bisa menjadi cawapres. Pernyataan tersebut kemudian viral di media sosial.

MK pun lantas mengklarifikasi. MK menekankan bahwa pernyataan itu adalah pernyataan pribadi Jubir MK Fajar Laksono, bukan sikap resmi lembaga/putusan MK.

"Pernyataan mengenai isu dimaksud bukan merupakan pernyataan resmi dan tidak berkaitan dengan pelaksanaan kewenangan Mahkamah Konstitusi RI," demikian siaran pers Humas MK.

Pernyataan tersebut diterangkan MK merupakan respons jawaban yang disampaikan dalam diskusi informal pada saat menjawab wartawan yang bertanya melalui chat WA, bukan dalam forum resmi, doorstop, apalagi dalam ruang atau pertemuan khusus yang sengaja dimaksudkan untuk itu.

"Di samping menjabat sebagai Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri, serta menjalankan fungsi kejurubicaraan, Fajar Laksono merupakan pengajar/akademisi. Oleh karena itu, dalam beberapa kesempatan selama ini membuka ruang bagi wartawan yang ingin, baik bertemu secara langsung di ruang kerja, melalui chat WA, atau sambungan telepon, guna mendiskusikan isu-isu publik aktual, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kode etik. Umumnya, wartawan ingin mendapatkan tambahan informasi, pemahaman, atau perspektif berbeda guna memperkaya sudut pandang, tidak untuk keperluan pemberitaan," ujarnya.

Sumber: detikcom
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »