Advertorial

Daerah

Tragedi Kanjuruhan Renggut 182 Nyawa, Menpora Malah Omongin Piala Dunia, Ya Allah Nggak Punya Hati, Urusin Dulu Korban Pak!

          Tragedi Kanjuruhan Renggut 182 Nyawa, Menpora Malah Omongin Piala Dunia, Ya Allah Nggak Punya Hati, Urusin Dulu Korban Pak!
Tragedi Kanjuruhan Renggut 182 Nyawa, Menpora Malah Omongin Piala Dunia, Ya Allah Nggak Punya Hati, Urusin Dulu Korban Pak!
BENTENGSUMBAR.COM - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Muhammad Umar Syadat Hasibuan atau Gus Umar kesal sejadi-jadinya dengan pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali soal tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Gus Umar jengkel lantaran Zainudin terkesan lebih mementingkan turnamen Piala Dunia (Pildun) usia 20 yang bakal digelar di Indonesia pada 2023 mendatang ketimbang mengurus 182 korban tewas dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu. Gus Umar menyebut Zainudin tak punya hati.

”Statement paling gak punya hati. Bukannya urus korban 182 yg wafat malah mikir pildun usia 20,”kata Gus Umar dalam sebuah cuitan di akun twitter pribadinya dikutip Senin (3/10/2022).

Gus Umar lantas menyebut Zainudin adalah Menteri Pemuda dan Olahraga yang sama sekali tidak mengerti olahraga, makanya yang bersangkutan kerap memberi pernyataan yang tak nyambung dan kerap bikin kesal.

“Td sy bilang ini lah problemnya Menpora yg usia bkn pemuda dan tak ngerti olah raga aplg sepakbola. #Shameonyou menpora,” tandasnya.

Sebelumnya, Zainuddin berharap agar tragedi ini tidak berdampak negatif pada penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023.

“Semoga kita tidak disanksi FIFA atas peristiwa ini mengingat tahun depan kita akan menyelenggarakan FIFA World Cup U-20 2023,” ungkapnya.

Dia pun mengaku telah diperintahkan Presiden Joko Widodo untuk segera menemui para keluarga korban.

“Saya diperintahkan Presiden untuk menemui keluarga korban untuk bertaqziah dan menyampaikan rasa keprihatinan dan duka cita mendalam atas musibah ini,” ucapnya.

Diketahui, pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 yang mempertemukan Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam berakhir duka.

Aremania yang tidak puas dengan kekalahan tim kesayangannya di kandang sendiri menyerbu ke lapangan sehabis peluit panjang dibunyikan.

Untuk menindaki aksi para suporter tersebut, pihak keamanan menembakkan gas air mata yang akhirnya menimbulkan korban jiwa.

Sumber: Populis
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »