Advertorial

Daerah

4 Fakta Polisi Pengaman KTT G20 Tewas Ditusuk Usai Booking PSK

          4 Fakta Polisi Pengaman KTT G20 Tewas Ditusuk Usai Booking PSK
Fitrah Nur Syamsah (kanan) polisi yang tewas ditusuk usai cekcok dengan perempuan yang di-booking, namun kemudian membatalkannya.
BENTENGSUMBAR.COM - Seorang anggota Mabes Polri bernama Bripda FNS (22), yang ditugaskan di Bali untuk pengamanan KTT G20 tewas ditusuk usai terlibat keributan dengan Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial LKDS (22) pada Rabu 16 November 2022.

Pelaku penusukan FNS masih diburu polisi. Berikut sejumlah faktanya :

1. Anggota Baharkam Polri

Bripda FNS (22), merupakan anggota Baharkam Mabes Polri yang ditugaskan dalam pengamanan KTT G20. Selama di Bali, dia menginap di Hotel Aston Denpasar.

2. Booking PSK Lewat Aplikasi

Awalnya, korban Bripda FNS melakukan booking PSK online berinisial LKDS (22) melalui aplikasi MiChat. 

Keduanya lantas sepakat menentukan tempat kencan di Hotel Permata Dana Jalan Pidada Ubung Denpasar sekitar pukul 01.00 Wita.

Lalu, setibanya di hotel, korban membatalkan kencan karena PSK yang dibooking tidak sesuai keinginan. Korban lalu meminta uangnya kembali.

Selanjutnya, terjadi keributan antara korban dengan sejumlah orang yang diduga pelaku.

3. Tewas Tertusuk di Leher

Keributan berakhir setelah korban Bripda FNS tumbang bersimbah darah akibat tertusuk di bagian lehernya.

Kemudian, korban lalu dilarikan ke Rumah Sakit Wangaya Denpasar. Naas, nyawanya tidak tertolong setelah beberapa saat mendapat perawatan.

4. Polisi Buru Pelaku Penusukan

Polisi saat ini mengejar pelaku penusukan anggota polisi kelahiran Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, 10 Januari 2000 tersebut.

"Pelaku diduga beberapa orang," ujar sumber di kepolisian, Rabu (16/11/2022).

Sumber: Okezone
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »