Advertorial

Daerah

Andre Rosiade Diminta jadi Duta Wakaf Yarsi Sumbar

          Andre Rosiade Diminta jadi Duta Wakaf Yarsi Sumbar
Andre Rosiade Diminta jadi Duta Wakaf Yarsi Sumbar
BENTENGSUMBAR.COM - Pengurus Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Sumbar meminta Anggota DPR RI Andre Rosiade menjadi “duta” wakaf Yarsi Sumbar, beberapa waktu lalu. 

Hal itu disampaikan pengurus saat silaturahmi keluarga besar Yarsi Sumbar dengan Andre Rosiade di Hotel Daima Padang. 

“Mohon pak Andre Rosiade memberikan dukungan sebagai wakif dan menggalang dukungan dalam pembangunan Yarsi Sumbar,” kata Ketua Pembina Yarsi Sumbar Prof Yaswirman didampingi Ketua Yarsi Sumbar Prof Masrul dan para pengurus lainnya dalam silaturahmi yang juga diikuti Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padang Verry Mulyadi.

Prof Yaswirman mengatakan, Yarsi sebagai lembaga umat. Dari umat dan untuk umat. 

“Kami perkenalkan Yarsi Sumbar kepada pak Andre Rosiade. Anggota DPR RI yang sudah banyak berbuat untuk Sumbar. Yarsi berdiri tahun 1969 di Bukittinggi atas prakarsa Mohammad Natsir,” kata Yaswirman yang juga guru besar Fakultas Hukum Universitas Andalas (FH Unand) ini.

Katanya, Yarsi memiliki enam rumah sakit yaitu RSI Ibnu Sina Bukittinggi, RSI Ibnu Sina Padang Panjang, RSI Ibnu Sina Padang, RSI Ibnu Sina, RSI Ibnu Sina Simpang Empat dan RSI Ibnu Sina Ibnu Sina Panti, Pasaman. 

“Saat ini kami juga sedang membangun RSI Ibnu Sina Padang Panjang agar lebih baik lagi,” katanya.

Yaswirman mendoakan Andre Rosiade sukses dalam kariernya sebagai anggota DPR RI dan lainnya. 

“Kami doakan pak Andre sukses dalam kariernya. Semoga juga bisa membantu Yarsi yang saat ini menjadi lapangan kerja bagi 1.600 orang di Sumbar,” katanya. 

Ketua Yarsi Prof Masrul mengatakan, mereka adalah generasi kesekian yang mendapat amanah mengelola Yarsi.

“Kami mewakafkan waktu yang ada di sela tugas sebagai ASN di berbagai instansi. Kami memiliki target membangun RS Ibnu Sina di Padang Panjang dan sedang menggalang dana Rp64 miliar,” kata guru besar Fakultas Kedokteran Unand ini. 

Kata Masrul, masalah Yarsi adalah penguasaan aset-aset yang dikelola orang lain. 

“Seperti di Pasbar dan Dharmasraya yang susah kami ambil alih dan kelola. Kami juga meminta pak Andre Rosiade membantu pengembangan Badan Wakaf yang baru dibentuk. Baik sebagai wakif pribadi atau sebagai duta,” katanya. 

Ketua Lembaga Wakaf Yarsi Sumbar Rozalinda juga mengajak Andre Rosiade jadi wakif secara personal dan juga membantu pengembangannya.

“Kami sangat berharap, pak Andre Rosiade bisa membantu kami dalam meningkatkan wakaf di Yarsi,” katanya.

Andre Rosiade yang juga Ketua DPD Gerindra Sumbar mengucapkan terima kasih kepada Yarsi Sumbar yang mengajaknya bersilaturahmi. 

“Saya memahami dan cukup kenal dengan Yarsi. Terutama di Bukittinggi. Karena pernah tinggal di lingkungan Yarsi dan punya keluarga di sana. Kami sejak dilantik 1 Oktober 2019 sudah berkomitmen membangun Sumbar, tentunya siap membantu Yarsi,” kata Andre Rosiade. 

Bahkan, Andre menyebutkan, dia pun siap membantu masyarakat Sumbar meski di luar lingkup tanggung jawab di Komisi VI DPR RI. 

“Alhamdulillah, sudah banyak yang bisa kami bantu. Begitu juga dengan kerja sama kami bersama kepala daerah di Sumbar. Untuk kesehatan, sudah dipertemukan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS). Intinya kami siap membantu dan akan melanjutkan diskusinya,” kata Andre Rosiade.

Sebagai anggota Komisi VI yang bermitra dengan Kementerian BUMN, Andre juga akan mencoba memasilitasi Yarsi dengan Menteri BUMN Erick Thohir. 

“Kami lihat ada program wakaf uang di Kementerian BUMN yang tentunya bisa dimanfaatkan oleh Yarsi. Begitu juga dengan beberapa usulan seperti masalah lahan parkir di rumah sakit dan lainnya. Insya Allah kami siap memasilitasi dan membantu,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »