Advertorial

Daerah

Koar-koar Minta Bukti Putri Candrawathi Lecehkan Brigadir J, Mas Febri Malah Mingkem Sejadi-jadinya Disodorin Fakta Ini, Eng-Ing-Eng!

          Koar-koar Minta Bukti Putri Candrawathi Lecehkan Brigadir J, Mas Febri Malah Mingkem Sejadi-jadinya Disodorin Fakta Ini, Eng-Ing-Eng!
Koar-koar Minta Bukti Putri Candrawathi Lecehkan Brigadir J, Mas Febri Malah Mingkem Sejadi-jadinya Disodorin Fakta Ini, Eng-Ing-Eng!
BENTENGSUMBAR.COM - Kuasa hukum  Putri Candrawathi, Febri Diansyah benar-benar tak terima setelah kliennya disebut sebagai pelaku kekerasan seksual.

Hal ini disampaikan Febri untuk membantah pernyataan kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) Martin Lukas Simanjuntak yang menyebut Putri Candrawathi disinyalir melecehkan Brigadir J di Magelang, Jawa Tengah.

Febri meminta Martin Lukas tak asal klaim, pernyataanya itu mesti disertakan dengan bukti-bukti yang mendukung, sebab kalau tidak, maka omongan Martin Lukas hanya dianggap fitanah belaka.

“Saya tantang anda untuk menjelaskan bukti yang terakhir anda sampaikan bahwa dugaan kekerasan seksual itu justru terjadi sebaliknya, bukan hanya asumsi dan imajinasi saja, anda punya bukti apa,” ujar Febri dalam sebuah diskusi yang ditayangkan di salah satu televisi nasional dikutip Populis.id Selasa (15/11/2022). 

Pernyataan Febri Diansyah langsung dijawab Martin Lukas, dia mengatakan pihaknya punya banyak bukti yang memperkuat dugaan Brigadir J menjadi korban kekerasan seksual dari Putri  Candrawathi. 

“Ada buktinya, klien anda membunuh anak klien kami, itu buktinya untuk menghilangkan bukti-bukti hp nya diambil, barang-barang bukti dilenyapkan, melibatkan instrumen kekuasaan untuk melakukan obstruction of justice itu lebih dari bukti,” jawab Martin Lukas tegas. 

Martin Lukas melanjutkan, korban kekerasan seksual tidak melulu soal perempuan, laki-laki juga berpeluang besar dilecehkan oleh lawan jenisnya. 

Dia mengatakan dalam kasus  Brigadir J tudingan almarhum melecehkan Putri Candrawathi tak masuk akal jika dilihat dari relasi kuasa, di sini Putri adalah seorang istri jenderal bintang yang sangat mustahil mendapatkan perlakuan tak mengenakkan dari bawahannya, justru sebaliknya, karena punya kuasa yang besar Putri bisa saja yang melecehkan Brigadir J.

“Sesuai dengan Pasal 1 angka 24 undang-undang nomor 12 tahun 2002 belum tentu korbannya itu perempuan bisa jadi korbannya laki-laki. dalam teori kasus ini Saya juga curiga bu Putri itu sedang bermain Playing Victim padahal sebenarnya dialah pelakunya,” tuntasnya.

Sumber: Populis
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »