SUMBAR

PKS Setuju, Demokrat Merasa Rugi Anies Dipasangkan Khofifah: Tak Ada Jaminan Menang, AHY Lebih Jelas

          PKS Setuju, Demokrat Merasa Rugi Anies Dipasangkan Khofifah: Tak Ada Jaminan Menang, AHY Lebih Jelas
PKS Setuju, Demokrat Merasa Rugi Anies Dipasangkan Khofifah: Tak Ada Jaminan Menang, AHY Lebih Jelas
"Orang yang pesimis selalu melihat kesulitan di setiap kesempatan. Tetapi orang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap kesulitan."

Imam Ali Kwh

BENTENGSUMBAR.COM -  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) setuju jika bakal calon presiden (capres) Partai NasDem Anies Baswedan dipasangkan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Pilpres 2024. 

Sebab, Khofifah dinilai mewakili segmentasi yang dapat melengkapi Anies menuju kemenangan.

"Cocok kok (Anies-khofifah). Mewakili segmen emak emak, mewakili kaum Nahdiyin, mewakili orang Jawa, mewakili orang terpelajar," kata Juru Bicara (Jubir) PKS Ahmad Mabruri, saat dihubungi merdeka.com, Minggu (22/1).

Dia berharap, agar Anies-Khofifah bisa disepakati oleh partai-partai yang tengah menjajaki koalisi perubahan diantaranya PKS, Partai Demokrat, dan PKS.

"Mudah-mudahan berjodoh," ucapnya.

Sementara itu, Deputi Analisa Data dan Informasi, DPP Demokrat Syahrial Nasution menegaskan, Demokrat akan memperjuangkan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden dari Anies Baswedan. 

Kata dia, hal ini juga didukung kekuatan AHY dalam survei dan mood publik.

Hal tersebut menanggapi usulan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai calon wakil presiden untuk Anies.

"Demokrat tentu saja akan memperjuangkan kader terbaiknya secara objektif. Ada banyak instrumen untuk menguji objektivitas argumentasi tersebut. Misalnya, hasil survei dan mood publik yang berkembang di lapangan," ujar Syahrial kepada wartawan, Selasa (24/1).

AHY dinilai Demokrat sebagai sosok perubahan secara objektif. Prestasi dan keberhasilan memimpin partai, kata Syahrial, perlu dihormati. Kader Demokrat akan kecewa bila AHY tidak maju di 2024.

Demokrat merasa rugi bila posisi cawapres diserahkan kepada tokoh yang belum punya jaminan menang tinggi.

Syahrial mengklaim, peluang menang pasangan Anies-AHY lebih besar berdasarkan survei.

"Jika Demokrat diserahkan untuk orang atau tokoh lain, yang belum tentu ada jaminan menang, tentu sangat merugikan Demokrat. Sebaliknya, radar survei dari lembaga yang kredibel sudah melaporkan, jika Koalisi Perubahan mengusung Anies-AHY sebagai Capres dan Cawapres 2024 maka peluang menangnya lebih jelas," ujarnya.

Maka itu, Demokrat akan terus berupaya agar AHY bisa dipasangkan dengan Anies di Pilpres 2024.

"Kembali lagi, intinya Demokrat akan berjuang sekuat tenaga supaya Ketum AHY diberi kesempatan mendampingi Mas Anies agar Koalisi Perubahan dapat memenangkan Pemilu 2024," pungkas Syahrial.

Sumber: Merdeka.com
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BentengSumbar.com di Google News
Silahkan ikuti konten BentengSumbar.com di Instagram @bentengsumbar_official, Tiktok dan Helo Babe. Anda juga dapat mengikuti update terbaru berita BentengSumbar.com melalui twitter: