Pengamat Hubungan Internasional Sebut Prabowo Tunjukan Ketegasan Prinsip Kerahasiaan Keamanan Negara Meski Dicecar soal Data Kemenhan

Pengamat Hubungan Internasional Sebut Prabowo Tunjukan Ketegasan Prinsip Kerahasiaan Keamanan Negara Meski Dicecar soal Data Kemenhan
Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto dinilai sangat tegas dalam menjaga kerahasiaan keamanan negara pada debat ketiga Pilpres 2024.
BENTENGSUMBAR.COM
- Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto dinilai sangat tegas dalam menjaga kerahasiaan keamanan negara pada debat ketiga Pilpres 2024. 

Meski dicecar Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo perihan data Kementerian Pertahanan (Kemhan) Prabowo tetap tampilkan ketenangan.

Menurut Pengamat Hubungan Internasional Teuku Rezasyah mengatakan apa yang dilakukan Prabowo sudah benar. 

Sebab, data Kemhan tak bisa sembarangan membuka karena bersifat konfidensial atau rahasia.

"Pak Prabowo pasti punya data. Beliau sangat tegas menafsirkan data itu konfidensial," kata Rezasyah dalam keterangannya pada, Senin (08/01/2023).

Dia mengungkapkan data konfidensial hanya dapat dibuka oleh orang-orang tersumpah serta memiliki kompetensi dan keahlian untuk mengelola data tersebut. 

Jadi ketika dalam momen debat terlihat Anies-Ganjar beberapa kali mengkritik kebijakan.

Prabowo merespons kritikan kedua rivalnya itu dengan mengatakan bahwa data yang 
disampaikan oleh kedua pasangan calon tersebut keliru. 

Tentu itu menjadi bukti konkret bahwa Ketum Gerindra ini sangat memegang amanah yang diberikan oleh negara.

"Betul, enggak bisa (sembarangan). Orang tersebut harus tersumpah untuk membaca data itu dan tidak semua orang Kemhan bisa membaca data (konfidensial), dan menhan juga tersumpah untuk tidak membuka data itu ke kalangan umum," ungkap Rezasyah.

Sementara itu Prabowo sejatinya menyatakan dirinya bersikap transparan dan mengajak keduanya bertemu di luar sesi debat. 

Namun, Prabowo menilai bahwa membahas masalah internal pertahanan suatu negara adalah tidak pantas dilakukan secara terbuka.

"Sekarang waktunya enggak ada. Jadi, saya mengundang kita bicara, terbuka. Masa kita mau buka semua kekurangan kita di depan umum? Apakah itu pantas? Di negara yang baik, negara maju, masalah rahasia ada," ujar Prabowo. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »