Harap Disimak! Ini Pembelaan Jokowi soal Polemik Bandara Morowali

Harap Disimak! Ini Pembelaan Jokowi soal Polemik Bandara Morowali
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara, terkait polemik yang terjadi di bandar udara (bandara) khusus milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
BENTENGSUMBAR.COM - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara, terkait polemik yang terjadi di bandar udara (bandara) khusus milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.


Adapun isu di media sosial menyebutkan Jokowi salah satu orang yang bertanggung jawab, atas beroperasinya bandara yang tanpa pengawasan pemerintah ini.


Jokowi menegaskan dirinya tidak pernah meresmikan bandara milik perusahaan pengelola kawasan industri berbasis nikel itu.


"Saya nggak pernah meresmikan bandar udara ini di Morowali," ujar Jokowi dikutip Sabtu (29/11).


Jokowi mengaku, yang ia resmikan adalah Bandara Maleo di Morowali. Kala itu Jokowi meresmikannya sekira Desember 2018 silam.


"Seingat saya, yang saya resmikan adalah Bandara Maleo di Morowali. Itu yang membangun pemerintah," kata dia.


Diketahui, Bandara IMIP di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah mendadak menjadi sorotan publik karena tidak ada perangkat negara yang bertugas di sana.


Adapun informasi polemik Bandara IMIP muncul pertama kali oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin usai meninjau latihan TNI di Morowali pada Kamis (20/11) lalu.


Sjafrie mengatakan Bandara IMIP yang beroperasi tanpa perangkat negara adalah anomali. Kondisi bandara tersebut dapat menimbulkan kerawanan terhadap kedaulatan dan stabilitas ekonomi.


Atas temuan itu, Sjafrie langsung bergerak dengan mengerahkan aparat TNI untuk menjaga bandara tersebut. Menhan bahkan juga memberi arahan kepada Gubernur Sulteng Anwar Hamid untuk turut menjaga Bandara IMIP.


Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai terdapat kesalahan kebijakan dalam manajemen dan operasional Bandara IMIP Morowali yang menjadi sumber awal polemik.


Dia pun mempertanyakan ketiadaan petugas imigrasi dan bea cukai di bandara tersebut.


Maka dari itu, Purbaya berpendapat perlu ada intervensi dari pemerintah untuk memperbaiki permasalahan Bandara IMIP Morowali.


Dalam konteks itu, Purbaya yakin bisa mengatasi masalah kepabeanan dan cukai di Bandara IMIP Morowali bila memiliki akses berpartisipasi dalam penyelesaian masalah.(*)


Sumber: JPNN.com

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »