| Zamri Yahya, SH. I, WU., Pimpinan Redaksi BentengSumbar.com dan Anggota Dewan Kehormatan (DKP) PWI Sumbar dan istri Melizawati, AMa. |
Padahal, keinginan sehat dan sembuh total dari stroke tanpa obatan-obatan sangat tinggi sekali.
Meski saya sadar, kesembuhan itu milik Allah SWT. Tapi ini adalah bagin dari doa dan ikhtiar.
وَاِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِيْنِۙ
"Apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku. " (QS: Asy-Syu'ara ayat 80).
Makan Hewani Saja
Makanya saya makan hewani saja. Seperti ikan, telur, ayam, dan daging.
Gajeboh, handuk, hati, limpa dan segala daging dalam hewan saya makan.
Selama ini, itu benar dipantangkan bagi saya karena Asam Urat akut itu.
Makan Nasi, No Gula dan Tepung
Saya akhirnya makan nasi dan buah-buah karena permintaan bini, tapi saya tak minum pakai gula pasir, gula aren dan lain-lain.
Tak makan tepung-tepungan dan makanan yang mengandung tepung.
Saya tak makan mie instan dan minuman instan yang selama saya gemari sangat.
Tapi saya punya permintaan juga sama bini.
Saya pusa makan dari jam 18.00 WIB sampai jam 12.00 WIB siang keesokan harinya.
Antara jam 18.00 WIB sampai jam 12.00 WIB siang saya hanya minum teh tawar, air putih, dan kapi pahit.
Saya makan nasi sedikit plus protein di jam 12.00 WIB sampai jam 18.00 WIB.
Awal Mula Permitaan Bini
Saya pernah masuk IGD Rumah Sakit disebabkan asam lambung, mungkin anggapan bini saya karena saya hanya makan hewani saja tanpa yang nasi.
Bagi bini saya makan nasi itu sudah keharusan agaknya, kalau gak wajib
Akhirnya bini saya maksa saya makan nasi. Mungkin tubuh saya masih beradaptasi dengan makan hewani saja waktu itu.
Lagian, sebelum asam lambung saya makan kacang-kacangan 3 toples: Almond, kacang tanah, kedelai. Saya makan selama 3 atau 4 hari lah.
Mungkin itu pemicu asam lambung. Asam urat akut yang saya derita sebelum makan hewani, InsyaAllah aman, gak ada masalah walau saya makan kacang untuk ngemil.
Karena tak lagi makan hewani tok, sekarang saya ngemil kurma, pisang, pepaya, salak, dan lain-lain pada jendela makan jam 12.00 WIB sampai jam 18.00 WIB.
Kata teman, itu namanya puasa IF atau Intermittent fasting. Tapi mungkin perlu ditanya ke ahli gizi, apakah itu termasuk IF?
Penulis: Zamri Yahya, SH. I, WU., pengurus PWI Sumbar.
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »