Houthi Lanjutkan Serangan Kapal Asing di Laut Merah, Balas Serangan AS-Israel ke Iran

Houthi Lanjutkan Serangan Kapal Asing di Laut Merah, Balas Serangan AS-Israel ke Iran
Pemimpin kelompok Ansarullah, Abdul Malik Badr al-Din al-Houthi, mengajak rakyat Yaman untuk turun ke jalan dalam demonstrasi besar di ibu kota Sana’a dan provinsi-provinsi lain. (Ilustrasi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Kelompok Houthi di Yaman berencana melanjutkan serangan rudal dan drone terhadap jalur pelayaran serta Israel, sebagai respons atas serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, menurut dua pejabat Houthi.

Serangan pertama diperkirakan dapat terjadi “malam ini,” meskipun belum ada pengumuman resmi dari pimpinan Houthi.

Langkah ini merupakan bentuk dukungan kelompok tersebut terhadap Iran, negara yang selama ini menjadi pendukung kuat Houthi.

Sebelumnya, Houthi sempat menghentikan serangan terhadap jalur pelayaran sebagai bagian dari kesepakatan dengan pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang juga menghentikan serangan AS terhadap Houthi.

Selain itu, Houthi juga menghentikan serangan terhadap Israel setelah gencatan senjata Oktober yang menandai berakhirnya pertempuran besar di Gaza.

Namun, eskalasi terbaru di kawasan Timur Tengah tampaknya memicu perubahan strategi kelompok tersebut.

Serangan Israel dan AS terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) menargetkan fasilitas sipil dan militer, termasuk kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Jumlah korban dari serangan ini hingga kini belum diketahui.

Iran menegaskan akan memberikan tanggapan terhadap serangan tersebut, dimulai dengan serangan drone dan rudal terhadap Israel beberapa jam setelah serangan awal.

Pemimpin kelompok Ansarullah, Abdul Malik Badr al-Din al-Houthi, mengajak rakyat Yaman untuk turun ke jalan dalam demonstrasi besar di ibu kota Sana’a dan provinsi-provinsi lain pada Ahad (1/3/2026).

Demonstrasi ini dimaksudkan untuk menunjukkan solidaritas dengan Iran dan umat Islam, dengan penekanan bahwa aksi dilakukan sesuai waktu dan tempat yang ditentukan panitia penyelenggara.

Dalam pidatonya yang disiarkan televisi, al-Houthi menyebut agresi AS-Israel terhadap Iran sebagai bagian dari proyek Zionis untuk membentuk ulang kawasan dan memaksakan dominasi Israel, yang ia sebut sebagai upaya membangun “Israel Raya.”

Ia menyatakan bahwa serangan ini tidak adil dan menargetkan rakyat, institusi, dan sistem Islam Iran, termasuk sekolah dasar yang mengakibatkan puluhan siswi menjadi korban.

Al-Houthi menyerukan kepada dunia Islam untuk bersatu mendukung Iran, menuntut penghentian semua bentuk tekanan politik dan media terhadap negara tersebut.

Ia juga memuji kemampuan militer Iran dan menegaskan bahwa menyerang pangkalan militer AS di kawasan adalah hak Iran karena pangkalan tersebut terlibat dalam agresi.

“Posisi Yaman dan rakyatnya berdiri di sisi Iran dengan solidaritas penuh dan kesiapan menghadapi setiap perkembangan yang akan datang,” tegas al-Houthi. Ia menambahkan bahwa tanggapan Iran didorong oleh keyakinan agama dan kesadaran rakyat, serta memohon dukungan Allah bagi Iran, rakyatnya, dan perjuangan umat Islam, khususnya Palestina.

Menurut dua pejabat Houthi, kelompok yang didukung Iran ini siap kembali melakukan serangan rudal dan drone terhadap jalur pengiriman barang serta Israel sebagai bentuk solidaritas. Serangan pertama diperkirakan akan dilancarkan malam ini. (*) 

Sumber: Tribun

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »