| Komisaris klub, Braditi Moulevey, menegaskan keyakinannya bahwa Kabau Sirah mampu mengamankan tiga poin penuh saat menjamu Malut United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (20/2/2026) malam pukul 21.00 WIB. |
Komisaris klub, Braditi Moulevey, menegaskan keyakinannya bahwa Kabau Sirah mampu mengamankan tiga poin penuh saat menjamu Malut United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (20/2/2026) malam pukul 21.00 WIB.
Pertandingan ini bukan sekadar agenda rutin kompetisi sepak bola nasional. Bagi Kabau Sirah, duel kandang tersebut menjadi momentum menentukan untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Saat ini, Semen Padang FC masih berada di peringkat ke-16 dengan koleksi 15 poin, hanya terpaut dua angka dari zona aman. Kondisi itu membuat kemenangan menjadi kebutuhan mendesak.
Braditi Moulevey menyampaikan bahwa kondisi tim secara keseluruhan berada dalam situasi siap tempur. Ia mengungkapkan kabar positif dari tim medis dan jajaran pelatih yang dinilai menjadi suntikan moral bagi seluruh elemen klub.
“Insya Allah tim dalam keadaan siap dan semua pemain bisa dimainkan. Informasi terakhir yang kami terima dari jajaran kepelatihan dan dokter medis tim, bahwa Kazaki Nakagawa sudah bisa diturunkan dan tentunya ini merupakan kabar gembira untuk kita semua dan kami berharap kepada Dejan Antonic selaku Pelatih Kepala bisa meramu skuadnya agar bisa bermain bagus dan bisa mendapatkan 3 poin di kandang menghadapi Malut United,” ujar Braditi, Jumat siang.
Kabar kesiapan Kazaki Nakagawa menjadi sorotan tersendiri. Sebelumnya, dalam konferensi pers jelang pertandingan, pelatih kepala Dejan Antonic sempat menyampaikan bahwa gelandang asal Jepang tersebut masih dibekap cedera usai laga kontra Arema FC.
"Namun perkembangan terakhir menunjukkan kondisi sang pemain telah membaik dan siap diturunkan," katanya.
Braditi menegaskan, harapan kemenangan tidak hanya datang dari manajemen, tetapi juga dari seluruh suporter dan masyarakat Minangkabau. Ia menilai laga kandang harus dimanfaatkan maksimal agar tiga poin tidak lepas begitu saja.
“Tentunya, ini juga harapan seluruh suporter, masyarakat Minangkabau dan pendukung Semen Padang FC di manapun berada kita berharap anak-anak bisa bermain dengan baik, ngotot dan bisa mengikuti instruksi dari pelatih dan tentunya kita tidak ingin 3 poin ini lepas dari kandang,” katanya.
Lebih jauh, jajaran Board of Directors (BoD) melihat pertandingan ini sebagai titik balik untuk mengejar ketertinggalan poin. Apalagi pada pekan sebelumnya, tim-tim di papan bawah tidak meraih kemenangan sehingga peluang untuk keluar dari zona degradasi masih terbuka lebar.
“Untuk itu, kami dari jajaran BoD mengharapkan kemenangan ini dan tentunya kemenangan ini bisa menambah semangat kita dan mengejar poin kita dari ketertinggalan agar bisa keluar dari zona degradasi, di mana kita ketahui pada pertandingan minggu lalu tim di klasemen bawah tidak ada yang menang dan mudah-mudahan di pertandingan kali ini kita bisa menang dan lolos dari zona degradasi,” katanya.
Dari sisi teknis, Dejan Antonic menyebut evaluasi menyeluruh telah dilakukan usai kekalahan dari Arema FC. Pembenahan difokuskan pada efektivitas permainan agar kesalahan yang sama tidak kembali terulang.
“Pasca kekalahan melawan Arema FC, kami mencoba untuk bangkit dan berusaha memperbaiki semuanya. Secara umum para pemain sudah sangat siap bermain melawan Malut United. Hanya saja satu pemain, yakni Kazaki Nakagawa, masih dilanda cedera,” ujar Dejan dalam konferensi pers, Kamis (19/2/2026).
Meski sempat menghadapi kendala cedera, lini serang Kabau Sirah dinilai mulai menunjukkan progres dibandingkan putaran pertama.
Dejan menyebut jarak poin yang kini hanya dua angka dari zona aman menjadi indikator adanya peningkatan performa tim yang baru terbentuk sekitar satu bulan tersebut.
“Saya rasa tim ini, terutama lini serang, sudah ada peningkatan. Di putaran pertama jarak poin kami dengan zona aman sangat jauh, tapi sekarang sudah tinggal berjarak dua poin saja. Kalau ditanya progres, sedikit banyaknya pasti ada,” katanya.
Menghadapi Malut United yang tengah bersaing di papan atas, Semen Padang FC dipastikan tidak akan menjalani laga mudah.
Namun dengan suntikan optimisme dari jajaran direksi dan komisaris, serta kabar positif mengenai kesiapan Kazaki Nakagawa, Kabau Sirah membawa semangat baru.
Bagi Semen Padang FC, pertandingan ini bukan hanya soal angka di papan klasemen. Lebih dari itu, laga di Stadion Haji Agus Salim menjadi pertaruhan menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional musim 2025/2026.
Jika tiga poin berhasil diamankan, peluang keluar dari zona degradasi akan terbuka lebar dan menjadi fondasi kebangkitan Kabau Sirah di sisa kompetisi. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »