Pemko dan KONI Sawahlunto Kaji Kesiapan Teknis dan Fiskal Sambut Porprov 2026

Pemko dan KONI Sawahlunto Kaji Kesiapan Teknis dan Fiskal Sambut Porprov 2026
Walikota Sawahlunto Riyanda Putra Bahas Persiapan Porprov 2026 bersama ketua KONI Sawahlunto Jhon Reflita. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menerima audiensi Ketua dan jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (3/3/2026). 

Pertemuan tersebut membahas hasil rapat koordinasi KONI kabupaten/kota se-Sumatera Barat bersama KONI Provinsi terkait persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Ketua KONI Sawahlunto, Jhon Reflita, menyampaikan perkembangan terbaru hasil koordinasi dengan KONI Provinsi Sumatera Barat, termasuk skema penunjukan tuan rumah serta kesiapan masing-masing daerah dalam mendukung penyelenggaraan cabang olahraga (cabor).

Dalam pertemuan itu, KONI Sawahlunto memaparkan bahwa apabila Kota Sawahlunto ditetapkan sebagai tuan rumah sejumlah cabang olahraga, maka diperlukan anggaran yang cukup besar untuk mendukung penyelenggaraan. 

Kebutuhan tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana, operasional kegiatan, hingga dukungan teknis lainnya. Sementara itu, kondisi fiskal daerah saat ini masih terbatas.

Menurut pandangan KONI, dalam situasi tersebut anggaran yang tersedia akan lebih efektif apabila difokuskan pada pembinaan atlet guna meningkatkan prestasi. 

Namun demikian, apabila tetap ditunjuk sebagai tuan rumah, KONI mengusulkan agar Sawahlunto cukup menjadi tuan rumah satu cabang olahraga strategis, seperti road race, yang dinilai berpotensi menarik keramaian sekaligus memberikan dampak ekonomi (multiplier effect) bagi masyarakat dan pelaku UMKM.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sawahlunto menyiapkan dua opsi. 

Pertama, menyampaikan surat pernyataan kesediaan menjadi tuan rumah dengan catatan adanya dukungan anggaran atau skema pendanaan bersama (sharing) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Apabila tidak terdapat skema pendanaan bersama, maka opsi kedua adalah Sawahlunto cukup menjadi tuan rumah satu atau dua cabang olahraga yang tidak memberatkan anggaran daerah, khususnya cabang yang fasilitasnya telah tersedia memadai serta memiliki potensi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Pertemuan tersebut menyepakati komitmen untuk melakukan kajian lebih lanjut secara teknis dan fiskal sebelum mengambil keputusan final, dengan tetap mempertimbangkan keseimbangan antara peningkatan prestasi olahraga dan kemampuan keuangan daerah. (*) 

Pewarta: marjafri

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »