| Ratusan jamaah Surau Gadang Kelurahan Piai Kecamatan Pauh memadati Surau Gadang untuk melaksanakan salat Idul Fitri 1447 H, Jumat, 20 Maret 2025. |
Gema takbir berkumandang sebagai tanda masuknya 1 Syawal dan saatnya merayakan kemenangan setelah 1 bulan berpuasa.
Bertindak sebagai Imam dan Khatib adalah Dico Yospi Putra, seorang pendakwah muda yang penuh energik menyampaikan pesan-pesan keagamaan.
Diantara pesan keagamaan yang dia sampaikan adalah soal kematian, rezeki, kembali kepada fitrah, dan saling bermaafan.
Soal kematian, dia menegaskan siapa saja bisa didatangi maut, mau tua maupun muda, miskin maupun kaya. Semuanya bergantung kepada kesehendak Allah SWT.
"Dalam Al Quran, Allah berfirman bahwa setiap yang bernyawa pasti mati. Maka mari kita persiapkan amal ibadah kita, dan memperbanyak sholawat agar kita mendapat syafaat Rasulullah, " jelas dia.
Salah satu cara mempersiapkan kematian itu adalah dengan hanya memasukan rezeki yang halal ke mulut. "Kita, sesuai tuntunan syar'i, hanya disuruh mencari rezeki yang halal," katanya.
Dengan merayakan lebaran, umat Islam kembali kepada fitrahnya sebagai hamba Allah setelah 1 bulan berpuasa di bulan Ramadan.
"Ada tiga doa Rasulullah yang menjelaskan puasa kita terhalang. Yaitu, sebelum anak minta maaf ke orang tua, istri sebelum minta maaf ke suami, dan kita sebelum minta maaf ke tetangga. Untuk itu, segeralah minta maaf dan saling memaafkan," urainya. (*)
Laporan: Melizawati
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »