Drs. Iswandi Muchtar (angkatan 1986) yang angkat bicara soal Mubes Ikasmanli. |
Jika sebelumnya ada Dr. Jefferdian SH, MH (angkatan 1991) dan Drs. Jumadi Rajosa SPd, MM (angkatan 1984) yang memberikan support, kali ini giliran Drs. Iswandi Muchtar (angkatan 1986) yang angkat bicara.
"Kalau pendapat saya, untuk jadi ketua Ikasmanli Padang itu tak perlu nama besar dengan pangkat/jabatan tinggi. Yang penting dia peduli dan mau berkorban untuk organisasi," tegas Iswandi ketika dimintai tanggapannya, Sabtu (4/4/2026).
Menurutnya, selama ini orang cenderung memilih ketua itu karena pangkat dan jabatannya serta memiliki harta yang banyak. Padahal dia sebenarnya tidak mampu untuk menjadi seorang pemimpin.
"Memang harta dan jabatan tinggi itu juga perlu untuk menunjang kemajuan organisasi. Tapi kalau dia tidak punya jiwa sosial dan mau berkorban buat apa?," tutur mantan anggota DPRD Kota Padang tersebut mengingatkan.
Oleh sebab itu, lanjut Iswandi, seorang pemimpin itu harus punya kepedulian terhadap kemajuan organisasi yang dipimpinnya. Termasuk memperjuangkan kesejahteraan anggota.
Kemudian, dalam menyusun program kerja kegiatan tidak usah muluk-muluk. Biarlah sedikit, tapi menyentuh dan bermanfaat bagi orang banyak.
"Intinya, seorang ketua itu harus bisa bersinergi dengan semua pihak. Baik dengan sesama alumni maupun dengan pihak luar. Jika hal itu mampu dilakukan maka organisasi Ikasmanli ini akan besar dengan sendirinya," saran mantan Ketua alumni angkatan 86 tersebut.
Terkait nama-nama kandidat ketua Ikasmanli yang muncul, Iswandi menilai semuanya bagus-bagus dan memiliki kompetensi. Namun demikian, dirinya lebih cenderung kepada sosok generasi muda untuk memimpin Ikasmanli ke depan.
"Kalau pendapat pribadi saya, sebaiknya kita berikan kesempatan yang muda-muda untuk maju lagi. Kita yang tua-tua ini biarlah jadi penasehat saja," tukasnya menambahkan. (Noa)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »