| Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan. |
“Asta Cita harus diterjemahkan secara konkret agar pembangunan pusat dan daerah berjalan seirama. Seluruh ASN Pemkab Cilacap harus bergerak dalam satu visi untuk mendukung tercapainya target pembangunan,” ujarnya, Selasa (07/04/2026) di Cilacap, Jawa Tengah.
Prof. Zudan juga mengungkapkan bahwa dalam perspektif manajemen risiko, penyelarasan ini menjadi kunci untuk meminimalkan ketidakefisienan kebijakan organisasi. Dengan arah yang jelas, pemerintah daerah dapat menghindari tumpang tindih program, memperkuat sistem merit, dan membangun manajemen talenta yang lebih terukur.
"Integrasi kebijakan di pusat dan daerah tidak hanya berdampak pada tata kelola, tetapi juga berujung pada peningkatan kesejahteraan ASN. Dengan sistem kinerja yang lebih terarah dan adil, ASN memiliki kejelasan peran, peluang pengembangan karier, serta lingkungan kerja yang lebih stabil dan produktif," jelas Prof. Zudan.
Di samping itu, Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menyebut kunjungan kerja Kepala BKN, Prof. Zudan, sebagai bentuk pembinaan ke daerah sekaligus penguatan kapasitas instansi khususnya di Pemkab Cilacap dalam pengelolaan manajemen ASN.
“Ini bukan hanya pembinaan, tetapi juga ajakan untuk meningkatkan kontribusi tata kelola ASN di wilayah Pemkab Cilacap terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, yakni Kepala Kanreg I BKN Yogyakarta, Sri Widayanti, dan Plh. Sekretaris Daerah Cilacap, Annisa Fabriana, bersama jajaran perangkat daerah Pemkab Cilacap. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »