Wako Pariaman Audiensi dengan Sestama BNPB Terkait Penanganan Pasca Bencana di Kota Pariaman

Wako Pariaman Audiensi dengan Sestama BNPB Terkait Penanganan Pasca Bencana di Kota Pariaman
Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama jajaran Pemerintah Kota Pariaman melakukan audiensi dengan Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Sestama BNPB), Rustian. (Foto/Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama jajaran Pemerintah Kota Pariaman melakukan audiensi dengan Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Sestama BNPB), Rustian, beserta beberapa pejabat utama BNPB terkait penanganan pasca bencana di Kota Pariaman, di Kantor Pusat BNPB, Jakarta Timur, Senin (27/4/2026).

Pada kesempatan tersebut, Yota Balad didampingi Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Rudy Repenaldi Rilis, dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Ferry Ferdian Bagindo Putra.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kota Pariaman ini sebelumnya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan BNPB  yang telah diberikan kepada Kota Pariaman, baik dalam penanggulangan bencana maupun dukungan pemulihan pasca bencana.

"Kami hadir hari ini, membawa harapan dari masyarakat Kota Pariaman yang tertimpa bencana. Proposal yang kami sampaikan merupakan bagian dari upaya serius untuk memulihkan kehidupan warga dan infrastruktur yang rusak akibat banjir besar 27 November 2025 lalu," ujarnya.

Yota Balad memaparkan kondisi dampak bencana beberapa waktu lalu dan penguatan mitigasi bencana yang perlu dukungan dan support dari BNPB.

“Ada beberapa usulan pemerintah Kota Pariaman yang kami ajukan melalui proposal, di antaranya proposal bantuan hibah Rusak Ringan (RR) terhadap infrastruktur yang rusak, bantuan peralatan, batuan pusdalops dan juga sinergi penguatan kapasitas masyarakat tanggap bencana,” tukasnya

Pihaknya sangat mengapresiasi dukungan BNPB selama ini. Dirinya berharap, sinergi ini terus terjaga agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi bisa berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan, ulasnya mengakhiri.

Audiensi ini menjadi bagian penting dalam proses koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan pasca-bencana. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak banjir dapat segera terealisasi secara optimal. (J/at)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »