| Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Solok secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok. (Foto/Husmas Bawaslu). |
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Solok secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok.
Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026.
Prosesi penandatanganan berlangsung dalam suasana khidmat di Ruang Kerja Kepala Kantor Kemenag Kota Solok.
Dokumen kesepakatan ditandatangani langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Solok, Rafiqul Amin, S.Pd.I., M.Pd., bersama Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, S.Ag., M.M. Acara tersebut juga dihadiri dan disaksikan oleh jajaran pimpinan serta petugas kesekretariatan dari kedua lembaga.
Kerja sama ini memusatkan perhatian pada empat aspek utama yang dinilai sangat menentukan kualitas pelaksanaan pemilihan umum, yaitu peningkatan pendidikan kepemiluan di berbagai lapisan masyarakat, penguatan peran serta masyarakat dalam mengawasi tahapan pemilu, penegakan prinsip netralitas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara, serta penyempurnaan dan keakuratan data pemilih yang diperbarui secara berkelanjutan.
Ketua Bawaslu Kota Solok, Rafiqul Amin, menyampaikan bahwa kehadiran Kemenag menjadi mitra yang sangat berharga mengingat jangkauan lembaga ini menjangkau berbagai lingkungan keagamaan dan lembaga pendidikan di daerah.
Menurutnya, sinergi ini menjadi langkah tepat untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya partisipasi dan kepatuhan dalam proses demokrasi.
“Kami ingin membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami juga akan melaksanakan pendataan pemilih pemula yang berada di lingkungan binaan Kemenag, baik di madrasah maupun pondok pesantren yang ada di Kota Solok. Hal ini dilakukan agar tidak ada warga yang berhak memilih terlewatkan dari pendataan,” ujar Rafiqul.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai hal ini merupakan wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.
Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung setiap upaya yang dilakukan, baik dalam memastikan netralitas seluruh pegawai di lingkungannya maupun menyebarkan pemahaman kepada masyarakat tentang makna dan pentingnya menggunakan hak pilih.
“Kami melihat ini sebagai tugas bersama. Selain memastikan seluruh pegawai kami menjalankan tugas dengan tetap memegang teguh prinsip netralitas, kami juga akan terus mengedukasi umat agar memahami betapa berharganya peran mereka dalam menentukan arah pembangunan daerah melalui pesta demokrasi,” tambah Amril.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan hubungan serta koordinasi antarlembaga di Kota Solok menjadi semakin kuat dan tanggap terhadap setiap kebutuhan maupun tantangan yang muncul selama proses penyelenggaraan pemilu.
Seluruh pihak berharap kolaborasi ini dapat melahirkan iklim demokrasi yang transparan, terpercaya, serta diakui oleh seluruh lapisan masyarakat.(80)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »