| Pembukaan tempat pemakaman umum karyawan Non Muslim di areal Konservasi Hayati. (Foto/Buyung). |
“Ya kami kebaratan, dengan tindakan sepihak oleh PT.Gresindo Minang Plantation (GMP) yang telah memberikan izin sepihak terkait pembukaan tempat pemakaman umum karyawan Non Muslim di areal Konservasi Hayati yang berada di areal HGU PT.Gresindo Minang Plantation (GMP),” ujar Kepala Jorong Tanjung Pangkal Rudi Hartono kepada media ini.
Ia mengatakan, "kami mengetahui adanya pemakaman non muslim setelah adanya laporan warga yang mengetahui ada pemakaman karyawan Non Muslim yang di kubur tepatnya Blok 76’ 80, yang mana areal tersebut belum pernah ada mendapat persetujuan warga setempat, guna dijadikan tempat pemakaman umum umat Non Muslim."
"Kami sangat merasa kecewa kepada pihak PT. GMP akan tindakan arogan dari pihak perusahaan yang tidak menghormati keberadaan masyarakat memutuskan sepihak memberikan izin pemakaman ilegal karyawan Non Muslim di areal blok Blok 76’ 80, dimana blok tersebut bukan diperuntukan sebagai tempat pemakaman karyawan Non Muslim," katanya.
“Selaku kepala jorong kami belum pernah di beritahu akan lokasi dan peruntukan blok tersebut di peruntukan sebagai tempat pemakaman karyawan Non Muslim namun di ketahui sudah ada dua makam kuburan karyawan Non Muslim yang sudah di makamkan di lokasi blok tersebut," ujar Rudi.
"Kita sudah laporkan temuan masalah TPU Karyawan Non Muslim ini kepada Pemda Pasaman Barat untuk dapat di proses serta diberikan sanksi kepada pihak perusahaan PT.Gresindo Minang Plantation selain mengkangkangi warga setempat juga telah mencoreng wajah Pemda Pasaman Barat, " tegasnya.
Sementara itu, Manager PT. GMP Fetrik saat di konfirmasi terkesan menghindar.
"Untuk konfirmasi ke Humas kami di AMP Pak. Silahkan konfirmasi kepada pejabat Pak Samsul Edi atau untuk media Pak Wildo," katanya.
Namun tidak memberikan sambungan telepon pejabat yang di maksud.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Setda Pasaman Barat Getri Ardenis membenarkan sudah menerima laporan dari warga terkait persoalan makam karyawan Non Muslim di PT.Gresindo Minang Plantation (GMP ) Tanjung Pangkal.
"Kita akan klarifikasi menelusuri kronologis proses tempat pemakaman umum Karyawan Non Muslim yang sudah di laporkan oleh masyarakat setempat , kita akan segera panggil pihak perusahaan terkait persoalan makam tersebut," katanya. (buyung)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »