| Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, melakukan inspeksi mendadak di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Narkotika (LPKN) Kelas III Sawahlunto. (Foto: Marjafri). |
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Sumbar bersama jajaran Kanwil Ditjenpas, Kepala LPKN Sawahlunto Ressy Setiawan, Kepala Rumah Tahanan Kelas IIB Sawahlunto Mustofa, serta melibatkan unsur TNI, Polri, dan insan pers.
Dalam kegiatan itu, tim gabungan melakukan penggeledahan kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang di lingkungan lapas.
Selain pemeriksaan kamar hunian dan badan warga binaan, petugas juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap salah seorang WBP. Hasil pemeriksaan menunjukkan negatif narkotika.
Usai kegiatan, Kunrat Kasmiri menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan bersama aparat TNI dan Polri tidak ditemukan barang-barang terlarang, terutama handphone maupun narkotika.
“Dari hasil penggeledahan, tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti handphone dan narkoba. Barang yang diamankan hanya berupa benda-benda yang sebenarnya tidak termasuk kategori terlarang, namun berpotensi membahayakan apabila disalahgunakan,” ujarnya dalam keterangan pers usai kegiatan.
Ia menilai hasil tersebut menjadi indikator positif atas kinerja petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan LPKN Sawahlunto.
Menurutnya, aspek pembinaan dan pengamanan harus berjalan seimbang agar tercipta suasana lapas yang aman, tertib, dan kondusif.
“Ada dua sisi yang harus berjalan beriringan, yakni pembinaan dan pengamanan. Keduanya penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman serta hubungan yang baik antara petugas dan warga binaan,” katanya.
Kunrat juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari rekan-rekan TNI dan Polri. Mudah-mudahan keamanan dan kenyamanan di Lapas Narkotika Sawahlunto dapat terus terjaga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala LPKN Sawahlunto Ressy Setiawan mengatakan pihaknya menyambut baik instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Dirjenpas terkait penguatan komitmen pemberantasan halinar di lingkungan pemasyarakatan.
“Alhamdulillah, hingga saat ini Lapas Narkotika Sawahlunto dalam kondisi bersih dari halinar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak lapas secara rutin melakukan penguatan internal kepada seluruh petugas sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga binaan mengenai komitmen menciptakan lingkungan lapas yang steril dari handphone, narkoba, dan pungutan liar.
“Kami terus mengingatkan seluruh jajaran dan warga binaan bahwa Lapas Narkotika Sawahlunto harus tetap menjadi lapas yang bersih dan bebas dari halinar,” kata Ressy.
Berdasarkan data yang disampaikan Kasubsi Admisi Orientasi Doni Octa Sanjaya, saat ini jumlah warga binaan di LPKN Sawahlunto tercatat sebanyak 435 orang dengan jumlah petugas sebanyak 64 personel. (*)
Pewarta: Marjafri
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »