Wujud Kepedulian, SMKN 2 Sawahlunto Sediakan 20 Baju Praktik Gratis Jurusan DPIB bagi Pendaftar dari Panti Asuhan

Wujud Kepedulian, SMKN 2 Sawahlunto Sediakan 20 Baju Praktik Gratis Jurusan DPIB bagi Pendaftar dari Panti Asuhan
SMKN 2 Sawahlunto menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak panti asuhan dengan menyediakan bantuan berupa 20 baju praktik gratis. (Foto: Marjafri). 

BENTENGSUMBAR.COM
- SMKN 2 Sawahlunto menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak panti asuhan dengan menyediakan bantuan berupa 20 baju praktik gratis bagi pendaftar pertama yang memilih Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Program tersebut disampaikan melalui surat resmi Nomor 421.3/693/SMKN2/2026 tertanggal 12 Mei 2026 yang ditujukan kepada Kepala Panti Sosial Anak Asuh (PSAA) Komplek Mesjid Agung Nurul Islam di Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto.

Dalam surat tersebut, SMKN 2 Sawahlunto menawarkan kerja sama untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak panti asuhan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah kejuruan, khususnya pada jurusan DPIB yang memiliki prospek kerja luas di bidang konstruksi dan perencanaan bangunan.

Plt. Kepala SMKN 2 Sawahlunto, Ponidi, S.Pd., menjelaskan bahwa jurusan DPIB membekali siswa dengan berbagai kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja modern, seperti menggambar teknik, penggunaan perangkat lunak AutoCAD, SketchUp, dan Building Information Modeling (BIM), penyusunan gambar kerja, teknologi bahan konstruksi, perancangan bangunan, estimasi biaya (RAB), hingga quantity surveying.

Selain pembelajaran teori, peserta didik juga memperoleh keterampilan praktik yang relevan dengan kebutuhan industri. Lulusan DPIB memiliki peluang berkarier sebagai drafter, estimator atau quantity surveyor, pelaksana lapangan, teknisi BIM, quality control, desainer interior dan eksterior, hingga konsultan perencana.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian sekolah untuk membantu dan memotivasi anak-anak panti asuhan agar memiliki kesempatan yang sama dalam meraih pendidikan berkualitas dan keterampilan kerja untuk masa depan yang lebih baik,” demikian disampaikan dalam surat resmi tersebut.

Melalui inisiatif ini, SMKN 2 Sawahlunto tidak hanya membuka akses pendidikan vokasi, tetapi juga menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada pemberdayaan generasi muda, termasuk mereka yang berasal dari lingkungan panti asuhan.(*) 

Pewarta: Marjafri

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »