| Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Kantor Bupati, Senin (22/6). (Foto: Diskominfo). |
Kegiatan ini menjadi bukti kesiapan penuh seluruh elemen pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran agenda nasional yang menjadi fondasi utama perencanaan pembangunan daerah.
Apel dipimpin langsung oleh Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H. Hadir mendampingi Wakil Bupati H. Candra, S.HI., Ketua TP-PKK Ny. Kurnia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., unsur Forkopimda, Penjabat Sekda Jefrizal, S.Pt., M.T., Kepala BPS Kabupaten Solok Bambang Suryanggono, S.ST., M.Ec.Dev., para pimpinan OPD, camat, wali nagari, perwakilan BUMN/BUMD, serta ratusan petugas sensus dan ASN.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa sensus bukan sekadar pendataan rutin, melainkan investasi penting bagi masa depan daerah.
“Data yang akurat akan melahirkan kebijakan yang tepat sasaran. Jika potensi ekonomi tidak tercatat dengan baik, maka tidak akan terlihat dalam perencanaan dan tidak akan mendapatkan dukungan pengembangan. Inilah mengapa keberhasilan sensus menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Solok memiliki kekayaan potensi di berbagai sektor—mulai dari perdagangan, pendidikan, kesehatan, konstruksi, hingga pariwisata—yang digerakkan oleh ribuan pelaku usaha. Semua kekuatan ini harus terdokumentasi secara lengkap agar bisa dioptimalkan demi kesejahteraan masyarakat.
Bupati juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk bersinergi maksimal: memastikan fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, pelaku UMKM, hingga perusahaan konstruksi semuanya tercakup dalam pendataan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menyambut kedatangan petugas dengan baik dan memberikan keterangan yang benar, sekaligus berpesan kepada petugas untuk bekerja dengan santun, menghormati adat setempat, serta menjangkau seluruh pelosok tanpa terkecuali.
“Tidak boleh ada wilayah yang terlewat, tidak boleh ada usaha yang tidak terdata. Kita targetkan Kabupaten Solok menjadi salah satu daerah terbaik dalam pelaksanaan sensus ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Solok menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan nyata yang diberikan pemerintah daerah sejak tahap persiapan.
Kolaborasi ini, katanya, menjadi modal kuat agar sensus berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas tinggi.
Acara ditutup dengan penyematan atribut secara simbolis kepada petugas sensus sebagai tanda resmi dimulainya pelaksanaan pendataan.
Dengan semangat gotong royong, seluruh pihak optimis Sensus Ekonomi 2026 akan melahirkan data andal yang menjadi pijakan menuju pembangunan Kabupaten Solok yang lebih maju, adil, dan sejahtera.(80)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »