| Wali Kota Padang Fadly Amran menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Rencana Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Kawasan Wisata Terpadu Padang Sarai. (Foto: Prokompin). |
Penandatanganan dilakukan oleh pemilik lahan Fauzi Bahar bersama Direktur PT Tasake Indo Service (DAP 69) Dede Mulyana, Direktur PT Nusa Indah Permata Muhammad Yunus, dan Direktur PT Win Sekawan Utama Syafri.
Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk membuka peluang investasi seluas-luasnya melalui berbagai kemudahan bagi investor yang ingin berinvestasi di Kota Padang.
Menurutnya, investasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menurunkan angka pengangguran, serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga Kota Padang.
"Kita mencatat selama tahun 2025 realisasi investasi, baik penanaman modal dalam negeri maupun luar negeri, lebih kurang Rp4,5 triliun. Sektor hotel dan restoran menjadi salah satu penyumbang terbesar investasi di Kota Padang," katanya.
Fadly Amran menambahkan, Pemerintah Kota Padang tengah mempersiapkan diri menjadi Kota Gastronomi melalui nominasi Kota Kreatif UNESCO. Status tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Kami mendukung penuh pembangunan kawasan wisata terpadu Padang Sarai ini dan berharap segera memasuki tahap groundbreaking. Pemerintah Kota Padang akan memberikan kemudahan investasi sesuai kebutuhan dan ketentuan peraturan daerah yang berlaku," ujarnya.
Direktur PT Tasake Indo Service Dede Mulyana menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap rencana investasi tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah mendukung investasi ini. Kami berharap pembangunan yang dirancang dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Padang," cakapnya.
Ia menjelaskan bahwa PT Tasake Indo Service (DAP 69) juga tengah mengembangkan kawasan wisata terpadu di Tasikmalaya yang mencakup berbagai fasilitas, termasuk rumah sakit dan kawasan perkantoran.
Selain Wali Kota Padang Fadly Amran, hadir pada kesempatan itu, Kepala DPMPTSP Kota Padang Fauzan Ibnovi, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Kepala DPMPTSP Provinsi Sumatera Barat Luhur Budianda, mewakili Gubernur Sumatera Barat, Direktur PT Tasake Indo Service (DAP 69) Dede Mulyana, Direktur PT Nusa Indah Permata Muhammad Yunus, Direktur PT Win Sekawan Utama Syafri dan Pemilik lahan Fauzi Bahar. (Prokompin).
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »