| Pemko Padang terus mematangkan persiapan dalam rangka penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2026. (Foto: Diskominfo Kota Padang). |
Rapat koordinasi dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu Kota Sehat untuk membahas pemenuhan berbagai indikator penting.
Pertemuan tersebut menjadi wadah krusial untuk mengevaluasi dan menindaklanjuti kesiapan Kota Padang yang bertumpu pada sembilan tatanan penilaian Kota Sehat.
Sejumlah OPD diminta untuk segera melengkapi dokumen bukti (evidence) serta mempercepat pemenuhan indikator di sektor masing-masing.
"Alhamdulillah, kita sudah selesai melaksanakan pertemuan koordinasi dengan seluruh OPD terkait. Banyak hal yang memang harus kita tindak lanjuti bersama terkait dengan sembilan tatanan penilaian," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang, dr Srikurnia Yati.
Beberapa poin penting yang menjadi sorotan antara lain, Sektor Pendidikan berupa pemenuhan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di seluruh jenjang sekolah serta percepatan realisasi Sekolah Ramah Anak.
Selanjutnya, infrastruktur dan fasilitas publik berupa penyiapan trotoar yang ramah bagi penyandang disabilitas serta optimalisasi program Car Free Day di Kota Padang.
Dinas Perkim berkomitmen mewujudkan kawasan pemukiman yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.
Status Kota Sehat tidak akan bisa dicapai jika hanya mengandalkan satu instansi. Diperlukan sinergi yang kuat antarlini pemerintah serta kesadaran penuh dari masyarakat.
Melihat progres dan komitmen yang ditunjukkan sejauh ini, Dinas Kesehatan Kota Padang optimistis peluang Kota Padang untuk meraih penghargaan tertinggi KKS, yaitu Swasti Saba Wistara, sangat terbuka lebar.
Optimisme ini didasari oleh kuatnya komitmen dari Wali Kota Padang Fadly Amran, keseriusan para kepala OPD, serta aktifnya pergerakan Forum Kota Sehat Kota Padang yang menjangkau hingga tingkat kecamatan, kelurahan, bahkan sampai ke lini RT/RW.
Dengan sisa waktu persiapan yang ada, Pemko Padang bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk bergerak bersama demi mewujudkan lingkungan kota yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk ditinggali.
"Ini tidak bisa dilaksanakan oleh satu OPD saja, perlu kolaborasi. Selain itu, pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga sangat penting untuk mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Sehat, sesuai dengan misi Wali Kota kita," ujarnya. (*)
Sumber: Diskominfo Kota Padang
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »