| Peninjauan rumah terdampak bencana di Desa Punggung Ladiang Kecamatan Pariaman Utara, serta peninjauan infrastuktur yang rusak di berbagai tempat di wilayah Kota Pariaman. (Foto: Diskominfo). |
Tim Supervisi Satgas PRR Pascabencana Alam Sumatera, dipimpin Wakil II Pos Komando Satgas PRR, Kolonel Inf Tamimi Hendra Kesuma (Pamen Mabesad), Anggota Pos Komando Analisis dan Evaluasi Satgas PRR, Gatot Satria Wijaya (Analis Kebencanaan Ahli Madya, Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB), Anggota Pos Komando Data Satgas PRR, Sertu Tri Wahyu Hadiyanto, Kodim 0308 Pariaman, Polres 0Pariaman, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Kepala OPD terkait serta BPS Kota Pariaman.
Sebelumnya Tim Satgas PRR, melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi yang di Monev, di antaranya peninjauan lokasi Rumah Relokasi Percontohan Sepablock di Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara. Peninjauan Sekolah di SDN 01 Desa Balai Naras dan SMPN 7 Pariaman di Desa Manggung Kecamatan Pariaman Utara.
Peninjauan rumah terdampak bencana di Desa Punggung Ladiang Kecamatan Pariaman Utara, serta peninjauan infrastuktur yang rusak di berbagai tempat di wilayah Kota Pariaman.
Setelahnya Tim Satgas PRR Pascabencana Alam Sumatera ini mengadakan rapat koordinasi bersama unsur TNI-Polri dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Rapat dipimpin Wali Kota Pariaman Yota Balad, yang membahas berbagai langkah percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana dan solusi yang perlu diambil setelah peninjauan di lapangan, di rumah dinas Walikota Pariaman, Kamis sore (11/6/2026).
“Kegiatan ini, bertujuan untuk melihat langsung kondisi daerah terdampak sekaligus melakukan pengecekan serta Monev terhadap berbagai infrastruktur terdampak bencana 2025 lalu. Mulai dari infrastuktur pendidikan sekolah yang rusak, pengecekan bantuan hunian tetap dan sementara masyarakat yang masuk rehab rekon, serta infrastruktur kesehatan dan bantuan sosial yang telah diserahkan ke masyarakat melalui Kementerian Sosial,” ungkap Yota Balad.
Melalui kunjungan ini, Yota Balad berharap agar percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Pariaman dapat berjalan lebih optimal, sehingga pembangunan infrastruktur dan bantuan yang telah dialokasikan oleh pemerintah pusat dapat lebih dirasakan dengan cepat oleh masyarakat serta dukungan pemulihan kehidupan secara menyeluruh.
“Ke depan, diharapkan melalui Monev yang dilaksanakan oleh Tim Satgas PRR Pascabencana Alam Sumatera yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat ini, dapat mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana khususnya di Kota Pariaman dapat berjalan lebih optimal,” tutupnya. (J/at)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »