Seruan LKAAM Sumbar: Pecat ASN HIV, dan Jangan Pekerjakan Bencong Saat Hajatan

Seruan LKAAM Sumbar: Pecat ASN HIV, dan Jangan Pekerjakan Bencong Saat Hajatan
Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar saat kegiatan seribu tandatangan deklarasi Minangkabau Anti Narkoba dan LGBT. (Foto: Endang). 

BENTENGSUMBAR.COM
-
Untuk menghambat ruang gerak LGBT di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar, meminta bagi warga masyarakat yang menggelar resepsi perkawinan, di harapkan tidak memperkerjakan bencong - bencong sebagai penyanyi, MC dan penata rias.

"Kita tidak ingin LGBT terus merambat di Sumbar. Salah satu upaya yang di lakukan adalah tidak mempekerjakan bencong - bencong sebagai pekerja seni dan penata rias saat hajatan perkawinan, " hal ini di ungkapkan Fauzi Bahar saat kegiatan seribu tandatangan deklarasi Minangkabau Anti Narkoba dan LGBT yang dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh adat, cadiak pandai, bundo kanduang, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur Forkopimda Sumbar saat kegiatan Car Free Day di Kota Padang. Minggu (21/6)

Lebih lanjut, Fauzi Bahar menjelaskan terdapat 50 ribu LGBT di Sumbar pada saat ini, dan 10 persennya telah terdampak HIV Aids.

"Saat ini, dari 50 ribu LGBT di Sumbar, 10 persennya penderita HIV," tegasnya.

Fauzi Bahar mengapresiasi tindakan kepolisian yang memecat anggota-nya yang tersangkut LGBT. 

"Kami mengapresiasikan Polri yang memecat langsung anggota nya yang LGBT," ujarnya, dan berharap Pemprov dan Pemko serta pemkab melakukan hal yang sama.

Saat disinggung jika ada ASN yang positif HIV, Fauzi Bahar menyarankan ASN tersebut di berhentikan dari status ASN nya.

"Jika ASN tersebut terkena HIV dari LGBT, saya menyarankan pemerintah memecatnya," tutupnya. (*/Edg)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »