| Rapat Koordinasi Percepatan Implementasi dan Persiapan Launching Digitalisasi Bansos di Aula Kantor Dinas Sosial. (Foto: Diskominfo). |
Kegiatan ini berfokus pada penguatan implementasi Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos), sebuah platform digital yang menjadi basis pendataan masyarakat penerima bantuan. Melalui sistem ini, masyarakat kini dapat melakukan pendaftaran dan pembaruan data secara mandiri melalui laman resmi https://perlinsos.kemensos.go.id/.
Rakor ini merupakan sosialisasi Perlinsos ketiga yang menyasar seluruh camat di Kota Padang. Langkah cepat harus segera diambil mengingat tenggat waktu program yang cukup ketat.
"Setelah rakor ini, program Perlinsos akan langsung berjalan hingga akhir Agustus, karena pada September mendatang kita sudah memasuki masa sanggah," kata Staf Ahli Wali Kota, Feri Mulyani Hamid.
Digitalisasi ini menjadi instrumen penting untuk meminimalisasi salah sasaran dalam penyaluran bantuan.
"Kita ingin memotivasi para camat agar mengawal pendataan digital ini dengan optimal. Tujuannya jelas, agar masyarakat yang benar-benar berhak masuk kategori penerima tidak lagi terabaikan," ujarnya.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Kota Padang, Syaiful Andri, mengungkapkan bahwa Kota Padang mendapatkan kepercayaan khusus dari pemerintah pusat dalam program ini.
"Kota Padang terpilih masuk dalam 42 kabupaten dan kota di Indonesia yang ditetapkan sebagai daerah piloting (proyek percontohan) implementasi digitalisasi bansos," cakapnya.
Sebagai langkah konkret, Pemko Padang telah menunjuk dua kelurahan yang akan menjadi lokasi uji coba (sampel) perdana pada 7 hingga 8 Juli mendatang. Kedua wilayah tersebut adalah Kelurahan Kuranji (Kecamatan Kuranji) serta Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX (Kecamatan Lubuk Begalung. (Diskominfo)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »