| Realisasi Pokok Pikiran Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Syofian Hendri, S.Pd.I., M.M., bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat. (Foto: Marjafri). |
Peserta berasal dari lima daerah di Sumatera Barat, yakni Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Dharmasraya.
Kegiatan ini merupakan program yang bersumber dari Pokok Pikiran Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Syofian Hendri, S.Pd.I., M.M., bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat.
Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM Bekam, baik dari sisi kewirausahaan maupun pemasaran digital, sehingga mampu mengembangkan usaha secara profesional dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Ustadz Hamdani, S.Si., yang dikenal sebagai trainer bekam nasional, menyampaikan materi mengenai dasar-dasar dan teknik praktik bekam sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Sementara itu, Mahat Marirani, S.S. memberikan pelatihan mengenai public speaking dan komunikasi pelayanan agar mampu membangun kenyamanan serta kepercayaan pasien terhadap layanan klinik bekam.
Materi lainnya disampaikan oleh Ustadz Zulpadli dari Pekanbaru yang membahas manajemen klinik, mulai dari pengelolaan operasional hingga strategi pengembangan usaha agar klinik mampu berkembang dan memiliki daya saing.
Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring dari Jakarta, Syofian Hendri, S.Pd.I., M.M. menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut mampu melahirkan pelaku usaha muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menciptakan peluang ekonomi baru.
"Melalui bimtek ini kami berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas usahanya, memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran, serta membuka lapangan pekerjaan baru di Sumatera Barat. Kita ingin generasi muda di Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya, Tanah Datar, dan Padang Panjang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja. Potensi UMKM Bekam sangat besar apabila dikelola secara profesional," ujarnya.
Selama pelaksanaan bimtek, peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran, mulai dari penguatan mental kewirausahaan, penyusunan strategi bisnis, teknik membangun merek (branding), pelayanan pelanggan, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran.
Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku UMKM Bekam mampu meningkatkan kualitas layanan, mengembangkan usaha secara berkelanjutan, serta memperluas jangkauan pasar melalui pemanfaatan teknologi digital sehingga dapat bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin kompetitif. (*)
Laporan: ferinov/marjafri
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »