| Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu. (Foto: Diskominfo). |
Kehadiran ini menjadi bukti nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Solok terhadap kemajuan sektor kerajinan di daerah maupun tingkat nasional.
Peringatan tahun ini mengangkat semangat untuk memperkuat komitmen bersama mengembangkan industri kerajinan nasional agar semakin berdaya saing, inovatif, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus DEKRANAS pusat serta perwakilan Dekranasda dari seluruh penjuru Indonesia.
Bagi Ny. Nia, keikutsertaan dalam ajang ini bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan langkah strategis untuk membawa aspirasi para pengrajin Kabupaten Solok ke forum nasional.
Ia berharap momentum ini dapat memicu semangat baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerajinan di daerahnya.
"Semoga melalui peringatan ini, para pengrajin di Kabupaten Solok semakin termotivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas karya, serta memperluas jaringan pemasaran. Sehingga kita tidak hanya mampu bersaing di tingkat daerah, tetapi juga nasional bahkan internasional," ujar Ny. Nia di sela-sela acara.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antar pihak. "Dengan kerja sama yang kokoh antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan para pelaku usaha, kerajinan khas Kabupaten Solok akan semakin dikenal luas. Hal ini tentunya akan membawa dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Selain upacara peringatan, acara ini juga dimeriahkan dengan pameran produk kerajinan unggulan dari berbagai provinsi di Indonesia.
Pameran ini menjadi wadah berharga bagi para peserta untuk saling bertukar ide, melihat perkembangan kerajinan daerah lain, serta menjajaki peluang kerja sama dan promosi bersama.
Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dekranasda menegaskan komitmennya untuk terus memajukan industri kerajinan lokal.
Sektor ini tidak hanya dianggap sebagai penopang ekonomi masyarakat, melainkan juga sarana penting dalam melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah.(80)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »