Infografis Ungkap Rincian Rp108,5 Miliar Dana TKD Kota Solok: Setengah Lebih Dikhususkan Perbaikan Infrastruktur

Infografis Ungkap Rincian Rp108,5 Miliar Dana TKD Kota Solok: Setengah Lebih Dikhususkan Perbaikan Infrastruktur
Pemerintah Kota Solok merilis rincian lengkap pemanfaatan Penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 yang mencapai total Rp108.583.349.000. (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Pemerintah Kota Solok merilis rincian lengkap pemanfaatan Penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 yang mencapai total Rp108.583.349.000. 

Melalui infografis resmi, pemerintah memaparkan alokasi yang disusun berbasis tahapan penanggulangan bencana serta kebutuhan sektoral, dengan fokus utama pemulihan pascabencana dan peningkatan pelayanan publik.

84 Persen Dana Digunakan Pulihkan Kerusakan Pascabencana

Berdasarkan tahapan penanganan bencana, porsi terbesar atau Rp91,29 miliar (84,08 persen) dialokasikan untuk kegiatan rehabilitasi, rekonstruksi, dan pemulihan infrastruktur serta ekonomi yang terdampak cuaca ekstrem tahun lalu.

Selanjutnya:
 
- Rp12,41 miliar (11,43 persen) untuk upaya mitigasi dan pengurangan risiko sebelum bencana terjadi
- Rp2,88 miliar (2,65 persen) sebagai Belanja Tidak Terduga untuk tanggap darurat
- Rp2 miliar (1,84 persen) disalurkan sebagai bantuan kemanusiaan antardaerah untuk wilayah Aceh Tamiang

53 Persen Lebih Masuk Sektor Infrastruktur

Dilihat dari sektor penggunaan, sektor infrastruktur menjadi prioritas utama dengan alokasi Rp57,86 miliar atau 53,29 persen dari total dana. Rinciannya:

- Rp38,84 miliar: Perbaikan, pemeliharaan, dan rekonstruksi jalan serta saluran drainase
- Rp11,42 miliar: Pembangunan dan rehabilitasi gedung pelayanan publik
- Rp5,02 miliar: Pengelolaan sumber daya air meliputi irigasi, laydam, dan penahan tebing sungai
- Rp2,58 miliar: Penerangan Jalan Umum (PJU)

Sektor lainnya:

- Perumahan & Permukiman (14,11%): Rp15,32 miliar untuk rehabilitasi rumah korban bencana dan prasarana lingkungan kawasan warga
- Lintas Sektor (24,78%): Rp26,90 miliar mencakup fasilitas pemerintahan, pengelolaan persampahan, hingga sarana penanggulangan bencana
- Pemulihan Ekonomi (4,16%): Rp4,52 miliar untuk dukungan pertanian, UMKM, dan pariwisata
- Sosial (3,66%): Rp3,97 miliar untuk kelengkapan sarana RSUD Serambi Madinah serta rehabilitasi gedung sekolah

Komitmen Kelola Anggaran Secara Akuntabel

Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Kota Solok, Dr. Desmon, menegaskan rincian ini disusun berdasarkan data lapangan, aspirasi masyarakat, dan kajian teknis yang ketat.

"Penyesuaian TKD ini bukan sekadar tambahan anggaran, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan Kota Solok, mempercepat pemulihan, dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Kami pastikan setiap rupiah dikelola transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata," ujarnya.

Seluruh pelaksanaan akan diawasi oleh Inspektorat Kota Solok, pengawas pusat, serta terbuka bagi pengawasan partisipatif seluruh elemen masyarakat.(80)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »