Ironi Gedung SMKN 1 Sungai Beremas Pasbar: Jalan Berlumpur hingga Rumput Liar Tumbuh Subur

Ironi Gedung SMKN 1 Sungai Beremas Pasbar: Jalan Berlumpur hingga Rumput Liar Tumbuh Subur
Ironi Pembangunan SMK N 1 Sungai Beremas di Nagari Air Bangis miris dan memprihatinkan. Hal tersebut tergambar dari  akses jalan menuju gedung dua lantai tersebut. (Foto: Buyung). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ironi Pembangunan SMK N 1 Sungai Beremas di Nagari Air Bangis miris dan memprihatinkan.

Hal tersebut tergambar dari  akses jalan menuju gedung dua lantai dikelilingi hamparan kebun kelapa sawit sunyi dan beralaskan tanah kuning bercampur lumpur saat musim hujan datang.

Kilas balik, Pembangunan Unit Sekolah Baru disetujui berdasarkan informasi proyek nomor kontrak 420.02/SP/5600/PSMK-2023
tertanggal 04 Agustus 2023.

Pekerjaan kegiatan fisik pembangunan USB SMK N 1 Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas dengan nilai kontrak Rp.3.664.647.931 waktu pelaksanaan 135 Hari Kalender, sumber dana APBD Dinas Pendidikan Sumbar tahun anggaran 2023, saat ini sudah di lakukan proses belajar mengajar.

Penelusuran awak media ini, 08 Juli 2026 jalan menuju gedung SMK N 1 Sungai Beremas areal Gedung  ditumbuhi rumput liar.

Sepanjang akses jalan menuju gedung SMK N Sungai Beremas hanya hamparan kebun kelapa sawit yang luas belum beraspal.

Jalan berwarna kuning dan bergelombang serta kiri dan kanan akses jalan ditumbuhi rumput liar terkesan memasuki areal perkebunan.

Tidak itu, saja pengamatan gedung SMK N 1 Sungai Beremas bangunan kantor pada pondasi sudah terlihat retak, pada bagian coran teras sudah mengalami retak dan tidak rata lagi.

Kepala Cabang Dinas Wilayah VI Pendidikan Provinsi Sumbar Efri Putra Lubis saat di konfirmasi untuk  akses jalan masuk merupakan kewenangan Pemda Kabupaten Pasaman Barat.

"Sementara terkait areal sekitar gedung kelas segera kita informasikan kepada  Kepala Sekolah SMK N 1 Sungai Beremas," katanya. 

Kepala Sekolah SMK N 1 Sungai Beremas Boni mengatakan,  sekolah ini sekolah baru atau unit sekolah baru. 

Ia merinci untuk jumlah siswa - siswi yang terdaftar saat ini baru kelas dua sampai hari ini, jumlah siswa siswi, kelas X berjumlah 30 orang dan kelas XI berjumlah 13 orang sementara untuk  kelas XII belum ada.

Ia menjelaskan,  untuk akses jalan dari aspal menuju gedung sekolah dengan panjang 1,2 kilometer saat ini belum beraspal kondisi masih jalan tanah kuning.

"Sedangkan, untuk bangunan saya tidak tahu karena diangkat dan bertugas sebagai kepsek bangunan itu sudah seperti itu," jelasnya.

Ia tidak membantah terkait masalah rumput  disebabkan saat ini masih libur sekolah kondisi rumput liar belum dilakukan pembersihan sehingga terlihat tumbuh subur.

"Biasanya tiap bulan kita bersihkan," tegasnya.

Selanjutnya SMK Negeri 1 Sungai Beremas program kejuruan untuk saat ini keahlian satu jurusam yaitu Teknik Geologi Pertambangan konsentrasi 4 tahun.

Namun ia menegaskan tetap menerima masukan dan kritikan demi kemajuan sekolah.

"Pintu selalu terbuka dan demi kemajuan sekolah serta kami perintis pendidikan yang sedang berjuang. Doakan kami berjuang dipelosok negeri mengemban tugas untuk pelayanan pendidikan," tutup Boni mengakhiri pembicaraanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Habibul saat di konfirmasi via aplikasi pesan Whatshaap dengan mengirimkan foto kondisi SMK N 1 Sungai Beremas hingga berita ini di terbitkan belum memberikan respon maupun tanggapan seputar gedung dan sapras SMK N 1 Sungai Beremas.

Tak jauh beda Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Sumbar Deni saat di konfirmasi terkesan mengelak dan belum mau memberikan respon terkait bangunan dan kelanjutan SMK N 1 Sungai Beremas. (*) 

Laporan: Buyung

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »