| Fauzi Rusli menegaskan bahwa reses adalah amanat undang-undang untuk menjembatani keinginan rakyat dengan kebijakan daerah. (Foto: Oktryoni). |
Kegiatan reses antarwaktu berlangsung penuh keakraban, Minggu (26/7/2026), menjadi wadah bagi masyarakat menyampaikan kebutuhan riil di lapangan.
Turut hadir mendampingi Sekretaris Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Taufiq Rusli, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Herowarman, jajaran Ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat, pemuda, dan perempuan setempat.
Fauzi Rusli menegaskan bahwa reses adalah amanat undang-undang untuk menjembatani keinginan rakyat dengan kebijakan daerah.
Ia menjamin setiap masukan akan dicatat rapi dan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah.
"Aspirasi ini kami jadikan prioritas. Nanti akan kita bahas dan perjuangkan sesuai kewenangan agar program pembangunan benar-benar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan warga," ujarnya tegas.
Salah satu usulan utama disampaikan Ketua RW 01, Noviandi Yusaf, yang meminta pembangunan penutup saluran drainase di kawasan Surau Tabek.
Menurutnya, saluran terbuka membuat badan jalan sempit, rawan kecelakaan, dan kurang tertata. Warga berharap akses tersebut kelak menjadi lebih aman, luas, dan nyaman.
Selain infrastruktur, warga juga mendesak penguatan sektor UMKM. Masyarakat meminta perluasan pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, kemudahan akses permodalan, serta promosi produk lokal demi mendongkrak ekonomi dan membuka lapangan kerja baru.
Menanggapi hal itu, Fauzi Rusli menjelaskan bahwa bantuan usaha memiliki mekanisme tertib, di mana pelaku usaha disarankan tergabung dalam kelompok binaan agar pendataan dan pembinaan lebih efektif.
Warga yang belum tergabung diminta berkoordinasi dengan perangkat kelurahan atau dinas terkait.
Sebagai langkah lanjut, usai dialog Fauzi turun langsung meninjau lokasi drainase untuk melihat kondisi riil di lapangan.
Peninjauan ini menjadi dasar pertimbangan akurat sebelum usulan masuk perencanaan resmi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesenjangan antara kebijakan dan kebutuhan masyarakat semakin tipis, serta terjalin sinergi yang kuat demi kemajuan Kota Solok.(80)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »