| M. Alkhalifi Hakim dan Mufidah Salma Putri resmi terpilih sebagai Wali Kota Cilik dan Wakil Wali Kota Cilik Kota Padang Tahun 2026 setelah melalui serangkaian seleksi. (Foto: Diskominfo). |
Kegiatan Pilwadu 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ke-42 dan wujud nyata upaya Pemko Padang dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA).
Pilwadu diikuti oleh 111 peserta dari berbagai sekolah. Peserta melewati seleksi administrasi (esai dan video) menjadi 32 besar, dilanjutkan wawancara dan unjuk bakat hingga menyisakan 14 finalis terbaik di babak akhir.
"Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wadah untuk melatih keberanian, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, kepedulian, dan tanggung jawab anak sejak dini. Siapa pun yang terpilih, jadilah teladan, sahabat bagi anak-anak lainnya, serta penyambung suara anak-anak Kota Padang kepada Pemerintah Kota Padang," kata Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran di Lantai 1 Youth Center Padang, Sabtu, 25 Juli 2026.
Penyelenggaraan tahun 2026 ini merupakan tahun keenam pelaksanaan sejak 2021, dan merupakan tahun kedua dibukanya ruang bagi anak berkebutuhan khusus melalui kategori Duta Anak Pejuang Disabilitas.
"Optimalisasi peran anak dalam pembangunan diwujudkan melalui keikutsertaan anak dalam kegiatan yang mampu mendorong kreativitasnya, salah satunya melalui Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak. Sudah saatnya suara anak didengar dan menjadi kontribusi bagi pembangunan. Semoga anak-anak kita menjadi calon-calon pemimpin masa depan," Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa.
Selain Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilik, dewan juri juga menetapkan berbagai kategori Duta Anak lainnya, seperti Duta Anti Kekerasan Anak, Duta Kesehatan Anak, Duta Cegah Kawin Anak, Duta Anak Tangguh Bencana, Duta Literasi dan Budaya, serta Duta Anak Pejuang Disabilitas.
Pemko Padang menegaskan komitmen mereka dalam mewujudkan KLA yang terencana dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan Visi Kota Padang 2025–2029 dan Program Unggulan Padang Melayani yang memfokuskan perlindungan dan pemenuhan hak anak.
"Kegiatan ini merupakan pelaksanaan tahun keenam sejak 2021 dan telah menjadi inovasi daerah sebagai wujud implementasi Kota Layak Anak. Tahun ini juga menjadi tahun kedua kami membuka ruang bagi anak berkebutuhan khusus melalui kategori Duta Anak Pejuang Disabilitas," aku Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman. (*)
Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »