| Pasca menerima masukan dari masyarakat, Bupati Solok turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Agropolitan Sungai Nanam, Senin (25/5/2026). (Foto: Diskominfo). |
Kunjungan ini bertujuan membedah kendala yang menyebabkan fasilitas strategis tersebut belum beroperasi secara maksimal sebagaimana harapan bersama.
Dalam dialog terbuka bersama pengurus pasar dan warga sekitar, terungkap bahwa tantangan utama terletak pada masalah kebersihan.
Tumpukan sampah lama yang belum tertangani dengan tuntas serta saluran air yang kurang lancar sering menimbulkan genangan, sehingga mengurangi kenyamanan dan minat pedagang untuk menempati lokasi.
Merespons hal tersebut, pengurus pasar menjelaskan bahwa untuk sampah baru saat ini sudah diatur pengangkutannya secara rutin menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Namun, penanganan sisa sampah lama masih memerlukan perhatian khusus dan dukungan penuh pemerintah daerah.
Mendengar penjelasan tersebut, Bupati Solok menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Solok untuk segera membereskan persoalan lingkungan di kawasan pasar.
“Mari kita tuntaskan masalah sampah ini sampai bersih sepenuhnya. Ke depannya, tidak boleh ada lagi budaya membuang sampah sembarangan di area pasar. Lingkungan yang bersih dan saluran air yang lancar adalah kunci kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli,” tegas Bupati.
Selain persoalan kebersihan, Bupati juga meninjau progres pembangunan gedung Koperasi Merah Putih di Nagari Sungai Nanam yang telah mencapai sekitar 80 persen tahap penyelesaian.
Bupati berharap sisa pekerjaan dapat segera diselesaikan dengan kualitas terbaik agar koperasi tersebut segera diresmikan dan berfungsi.
Kehadiran koperasi diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat setempat.(80)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »